HOME  ⁄  Ekonomi

BI Papua Catat Kredit Perbankan Tumbuh 1,56 Persen Jadi Rp23,61 Triliun pada Triwulan III 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BI Papua Catat Kredit Perbankan Tumbuh 1,56 Persen Jadi Rp23,61 Triliun pada Triwulan III 2026

Pantau - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mencatat penyaluran kredit perbankan mencapai Rp23,61 triliun pada triwulan III 2026 atau tumbuh 1,56 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan pertumbuhan 0,05 persen pada triwulan sebelumnya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Warsono mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan adanya perbaikan penyaluran kredit perbankan di wilayah Papua.

"Perkembangan tersebut menunjukkan adanya perbaikan penyaluran kredit perbankan di Papua dibandingkan triwulan sebelumnya," kata Warsono di Jayapura, Senin (26/10/2026).

Selain peningkatan kredit, BI Papua juga mencatat aktivitas transaksi pembayaran digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang mencapai ratusan miliar rupiah.

Kredit Perbankan Papua Naik Menjadi Rp23,61 Triliun

Berdasarkan data BI Papua, penyaluran kredit perbankan pada triwulan III 2026 mencapai Rp23,61 triliun dengan pertumbuhan tahunan sebesar 1,56 persen.

Capaian tersebut meningkat dibandingkan triwulan II 2026 yang mencatat penyaluran kredit sebesar Rp23,13 triliun.

Pada triwulan sebelumnya, pertumbuhan kredit secara tahunan hanya mencapai 0,05 persen.

Secara nominal, penyaluran kredit pada triwulan III bertambah Rp480 miliar dibandingkan triwulan II 2026.

Pertumbuhan kredit tahunan juga mengalami peningkatan sebesar 1,51 poin persentase dari triwulan sebelumnya.

Warsono menyebut perkembangan tersebut sebagai indikasi perbaikan aktivitas penyaluran kredit oleh perbankan di Papua.

Kota Jayapura Catat Kredit Rp13,77 Triliun

Peningkatan penyaluran kredit juga terjadi di Kota Jayapura yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi di Papua.

BI mencatat kredit perbankan di Kota Jayapura mencapai Rp13,77 triliun pada triwulan III 2026.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,71 persen secara tahunan.

Pada triwulan II 2026, penyaluran kredit di Kota Jayapura tercatat sebesar Rp13,49 triliun dengan pertumbuhan tahunan 1,45 persen.

"Angka tersebut meningkat dibandingkan triwulan II 2026 yang tercatat sebesar Rp13,49 triliun dengan pertumbuhan 1,45 persen secara tahunan," ujarnya.

Secara nominal, kredit perbankan di Kota Jayapura meningkat Rp280 miliar dibandingkan triwulan sebelumnya.

Sementara itu, laju pertumbuhan tahunan kredit di Kota Jayapura naik sebesar 1,26 poin persentase.

Transaksi QRIS di Papua Capai Rp526,79 Miliar

Selain mencatat perkembangan kredit perbankan, Bank Indonesia Papua juga memantau aktivitas transaksi pembayaran digital.

Warsono menjelaskan bahwa nominal transaksi menggunakan QRIS di Provinsi Papua mencapai Rp526,79 miliar pada awal triwulan III 2026.

Data tersebut menunjukkan besarnya nilai transaksi pembayaran digital yang tercatat melalui sistem QRIS di wilayah Papua.

BI Papua juga mencatat adanya peningkatan transaksi QRIS di Kota Jayapura.

Nilai transaksi QRIS di kota tersebut mencapai Rp370,27 miliar pada awal triwulan III 2026.

Jumlah itu meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang mencatat transaksi sebesar Rp329,65 miliar.

"Untuk transaksi QRIS di Kota Jayapura juga yang mengalami peningkatan menjadi Rp370,27 miliar pada awal triwulan III 2026 dari Rp329,65 miliar pada periode sebelumnya," katanya lagi.

Secara nominal, transaksi QRIS di Kota Jayapura bertambah Rp40,62 miliar dibandingkan periode sebelumnya.

BI Papua Soroti Perkembangan Layanan Keuangan

Warsono menjelaskan bahwa pertumbuhan kredit perbankan dan transaksi pembayaran digital menjadi bagian dari perkembangan layanan keuangan di Papua.

Peningkatan penyaluran kredit menunjukkan adanya perbaikan dibandingkan triwulan sebelumnya.

Sementara itu, pertumbuhan transaksi QRIS di Kota Jayapura memperlihatkan peningkatan penggunaan layanan pembayaran digital.

Kedua indikator tersebut menjadi perhatian BI dalam memantau perkembangan aktivitas keuangan di daerah.

Pada triwulan III 2026, Papua mencatat pertumbuhan kredit tahunan sebesar 1,56 persen, sedangkan Kota Jayapura tumbuh 2,71 persen.

Di sisi pembayaran digital, nilai transaksi QRIS mencapai Rp526,79 miliar di tingkat provinsi dan Rp370,27 miliar di Kota Jayapura pada awal triwulan III 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026