HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Tambah Puluhan Mobil Tangki BBM, Antrean SPBU di Sejumlah Daerah Mulai Terkendali

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pertamina Patra Niaga Tambah Puluhan Mobil Tangki BBM, Antrean SPBU di Sejumlah Daerah Mulai Terkendali
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) PT Pertamina Patra Niaga. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga.)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga mengintensifkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan pasokan, dan optimalisasi operasional terminal untuk mengatasi antrean di beberapa wilayah Indonesia.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perusahaan terus memantau stok dan distribusi BBM secara berkala serta memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang membutuhkan percepatan pasokan.

"Pertamina Patra Niaga terus mengintensifkan penyaluran BBM melalui penguatan pasokan, optimalisasi armada, dan pengaturan distribusi sesuai kebutuhan di lapangan," ujar Kitty dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Berdasarkan pemantauan operasional pada Selasa (27/10/2026), antrean kendaraan di SPBU wilayah Bali, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara dilaporkan telah kembali terkendali.

Sementara itu, antrean di Lampung dan Gorontalo menunjukkan tren penurunan seiring langkah percepatan distribusi yang dilakukan perusahaan.

Pertamina Tambah 41 Mobil Tangki BBM di Jawa Timur

Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi BBM di Jawa Timur dengan menambah 41 mobil tangki melalui skema penyewaan khusus atau spot charter.

Penambahan armada tersebut memiliki kapasitas angkut total mencapai 1.184 kiloliter.

Perusahaan juga mengoperasikan sejumlah terminal BBM selama 24 jam untuk mempercepat proses penyaluran ke SPBU.

Selain itu, pelayanan di 17 SPBU yang beroperasi selama 24 jam dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan BBM dan mengendalikan antrean kendaraan.

Sulawesi Utara dan Lampung Dapat Tambahan Pasokan BBM

Di Sulawesi Utara, Pertamina Patra Niaga menambah 11 mobil tangki dengan kapasitas total 200 kiloliter melalui skema spot charter.

Jam operasional Terminal Terpadu Bitung juga diperpanjang menjadi 24 jam guna mempercepat distribusi BBM di wilayah tersebut.

Sementara itu, penguatan pasokan di Lampung dilakukan melalui penambahan 20 mobil tangki berkapasitas total 320 kiloliter.

Pertamina juga mengalihkan pasokan BBM dari Terminal Terpadu Palembang sebanyak 120 kiloliter untuk membantu memenuhi kebutuhan distribusi di Lampung.

Penambahan armada dan pengalihan pasokan tersebut menjadi bagian dari penanganan antrean yang masih terjadi di sejumlah SPBU.

Pertamina Prioritaskan Pengiriman ke SPBU yang Membutuhkan

Kitty menjelaskan bahwa Pertamina Patra Niaga menerapkan pengaturan distribusi berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.

Secara nasional, perusahaan memprioritaskan pengiriman BBM ke SPBU yang memerlukan perhatian khusus serta memanfaatkan terminal penyangga apabila dibutuhkan.

Jadwal operasional mobil tangki juga disesuaikan dengan kebutuhan pasokan dan kondisi jalur distribusi.

"Setiap wilayah memiliki tantangan distribusi yang berbeda, mulai dari peningkatan permintaan, jarak tempuh dan medan yang sulit, hingga kendala akses kapal ke terminal tertentu. Karena itu, langkah penanganan disesuaikan dengan kondisi lapangan, antara lain melalui pengalihan pasokan, percepatan pengiriman, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait," kata Kitty menambahkan.

Pertamina memastikan pemantauan dilakukan hingga BBM tiba dan selesai dibongkar di SPBU.

Pengawasan Distribusi dan Antrean SPBU Diperketat

Selain mempercepat penyaluran BBM, Pertamina Patra Niaga meningkatkan koordinasi antara terminal, pengelola armada mobil tangki, dan SPBU.

Perusahaan juga mengoptimalkan pengawasan distribusi serta pengaturan antrean kendaraan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

"Pertamina Patra Niaga tetap mengintensifkan pemantauan dan langkah penanganan untuk menjaga kelancaran distribusi serta pelayanan BBM kepada masyarakat," katanya.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum turut dilakukan untuk mendukung kelancaran penyaluran BBM.

"Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga dilakukan untuk mendukung kelancaran distribusi serta memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan," ujar Kitty.

Pertamina Patra Niaga menyatakan langkah penguatan distribusi akan terus disesuaikan dengan kondisi lapangan untuk menjaga pasokan dan pelayanan BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026