HOME  ⁄  Ekonomi

SANY Indonesia Finance Kantongi Izin OJK dan Targetkan Pembiayaan Rp1,5 Triliun pada 2027 untuk Produk Alat Berat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

SANY Indonesia Finance Kantongi Izin OJK dan Targetkan Pembiayaan Rp1,5 Triliun pada 2027 untuk Produk Alat Berat
Foto: (Sumber :CEO PT SANY Indonesia Finance Bryan Kasenda (tengah) berbicara pada konferensi pers peluncuran PT SANY Indonesia Finance di Jakarta Pusat, Kamis. ANTARA/Xinhua..)

Pantau - PT SANY Indonesia Finance menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp1,5 triliun pada 2027 setelah resmi memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan kegiatan pembiayaan di Indonesia.

Target tersebut disampaikan CEO PT SANY Indonesia Finance, Bryan Kasenda, dalam konferensi pers peluncuran perusahaan di Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).

Bryan menjelaskan bahwa target pembiayaan tersebut dihitung berdasarkan total nilai pembiayaan yang disalurkan kepada pelanggan, bukan jumlah unit alat berat atau mesin konstruksi yang dibiayai.

"Target kami pada 2027 adalah sekitar Rp1,5 triliun. Jadi jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan dengan penjualan produk SANY pada umumnya," kata Bryan.

Perusahaan akan memfokuskan kegiatan pembiayaan pada produk-produk SANY Group yang dipasarkan di Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem bisnis grup tersebut.

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun pada 2027

PT SANY Indonesia Finance menetapkan target penyaluran pembiayaan sekitar Rp1,5 triliun untuk tahun pertama yang menjadi sasaran pengembangan bisnisnya pada 2027.

Bryan Kasenda mengatakan target tersebut mencakup pembiayaan seluruh produk SANY yang tersedia di pasar Indonesia.

Menurutnya, penggunaan nilai pembiayaan sebagai indikator utama dipilih karena produk SANY memiliki jenis dan nilai yang beragam.

Dengan demikian, jumlah unit yang dibiayai tidak dijadikan tolok ukur utama dalam pencapaian target perusahaan.

Bryan juga menyebut target Rp1,5 triliun masih relatif kecil apabila dibandingkan dengan nilai penjualan produk SANY secara keseluruhan.

Perusahaan akan mengembangkan kegiatan pembiayaan untuk mendukung kebutuhan pelanggan yang menggunakan produk alat berat dan mesin konstruksi dari SANY Group.

OJK Terbitkan Izin Usaha SANY Indonesia Finance pada September 2026

PT SANY Indonesia Finance telah resmi memperoleh izin usaha sebagai perusahaan pembiayaan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Izin tersebut diterbitkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-56/D.06/2026 pada 14 September 2026.

Penerbitan izin menjadi dasar bagi perusahaan untuk menjalankan kegiatan usaha pembiayaan di Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebagai bagian dari SANY Group, perusahaan diarahkan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan pelanggan pada sektor alat berat dan mesin konstruksi.

Peluncuran resmi perusahaan berlangsung dalam acara Official Inauguration & Commercial Market Launch SANY Indonesia Finance di Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut dihadiri Presiden Komisaris PT SANY Indonesia Finance, Sanjay Ramchand, serta CEO Bryan Kasenda.

Hadir pula Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nazib Faizal.

Perwakilan OJK, Achmad Setya Rahmanta, bersama jajaran manajemen SANY Group juga menghadiri kegiatan peluncuran tersebut.

Pembiayaan Difokuskan pada Produk SANY Group

Bryan Kasenda menegaskan bahwa SANY Indonesia Finance untuk saat ini belum berencana menyalurkan pembiayaan bagi produk alat berat dari merek lain.

Kegiatan perusahaan akan diprioritaskan untuk mendukung penjualan produk-produk yang dipasarkan oleh SANY Group di Indonesia.

Strategi tersebut diterapkan karena kehadiran SANY Indonesia Finance ditujukan untuk melengkapi ekosistem bisnis grup.

Melalui layanan pembiayaan, perusahaan berupaya memberikan dukungan kepada pelanggan yang membutuhkan produk alat berat dan mesin konstruksi.

Pembiayaan yang disediakan diharapkan dapat menjadi bagian dari layanan bisnis SANY Group di pasar domestik.

Fokus tersebut juga menjadi dasar perusahaan dalam menyusun target penyaluran pembiayaan pada 2027.

SANY Indonesia Finance Buka Peluang Pengembangan Layanan

Dalam rencana jangka menengah dan panjang, PT SANY Indonesia Finance membuka peluang untuk memperluas cakupan produk dan layanan pembiayaan.

Pengembangan tersebut akan disesuaikan dengan pertumbuhan bisnis dan kebutuhan pasar di Indonesia.

Untuk tahap awal, perusahaan tetap memprioritaskan pembiayaan produk SANY Group.

Kehadiran perusahaan pembiayaan ini diharapkan dapat memperkuat posisi SANY Group dalam industri alat berat dan konstruksi nasional.

Selain mendukung penjualan produk, SANY Indonesia Finance juga menargetkan kontribusi terhadap perkembangan industri pembiayaan di Indonesia.

Perusahaan berharap kegiatan usahanya dapat mendukung pertumbuhan sektor alat berat, industri konstruksi, dan perekonomian nasional.

Dengan izin usaha yang telah diperoleh dari OJK, SANY Indonesia Finance kini mempersiapkan pengembangan layanan untuk mengejar target penyaluran pembiayaan Rp1,5 triliun pada 2027.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026