
Pantau - PT PAL Indonesia (Persero) membuka peluang investasi dan kerja sama strategis untuk memperkuat industri perkapalan nasional, meningkatkan kapasitas produksi, serta memenuhi kebutuhan transportasi laut, distribusi energi, dan logistik antarpulau.
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan besarnya kebutuhan sektor maritim Indonesia harus diimbangi dengan penguatan industri dalam negeri, termasuk pengembangan teknologi dan keterlibatan perusahaan pendukung.
Menurutnya, peningkatan investasi menjadi salah satu langkah untuk memperluas kemampuan industri perkapalan nasional dalam memenuhi kebutuhan pasar.
"Besarnya kebutuhan maritim Indonesia membuka peluang bagi kami untuk meningkatkan kapasitas produksi, menghadirkan inovasi, dan memperluas keterlibatan industri dalam negeri," katanya di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026).
PT PAL Dorong Investasi di Industri Pendukung Perkapalan
Kaharuddin menjelaskan peluang investasi di sektor perkapalan tidak hanya terbatas pada pembangunan kapal, tetapi juga mencakup pengembangan ekosistem industri pendukung.
Industri perkapalan memiliki rantai produksi yang luas, mulai dari perancangan, rekayasa, penyediaan material, pembuatan komponen, hingga berbagai layanan pendukung.
Menurutnya, keterlibatan perusahaan nasional dalam rantai produksi tersebut dapat meningkatkan kemampuan industri dalam negeri sekaligus memperbesar nilai tambah ekonomi.
Penguatan ekosistem industri juga dinilai berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Semakin banyak perusahaan domestik yang terlibat dalam penyediaan kebutuhan industri perkapalan, semakin besar peluang peningkatan aktivitas ekonomi di sektor terkait.
PT PAL memandang kerja sama investasi sebagai salah satu upaya memperkuat kapasitas produksi sekaligus mengembangkan kemampuan teknologi nasional.
Pengembangan Teknologi Jadi Fokus Industri Maritim
Selain meningkatkan kapasitas pembangunan kapal, PT PAL terus mengembangkan inovasi teknologi untuk memperkuat daya saing industri maritim Indonesia.
Salah satu pengembangan yang dilakukan perusahaan adalah Kapal Selam Otonom Tanpa Awak (KSOT).
Produk tersebut menjadi salah satu hasil riset unggulan PT PAL yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Pengembangan KSOT menunjukkan upaya perusahaan meningkatkan kemampuan rekayasa dalam negeri, khususnya pada sektor pertahanan dan teknologi maritim.
Inovasi tersebut juga menjadi bagian dari transformasi PT PAL menuju pengembangan produk berteknologi tinggi.
PT PAL Perkuat Kemampuan Rekayasa dan SDM Nasional
PT PAL menempatkan penguasaan teknologi sebagai bagian penting dalam pengembangan industri perkapalan nasional.
Melalui pengembangan produk berbasis riset, perusahaan berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam bidang desain, rekayasa, dan teknologi maritim.
Peningkatan kemampuan tersebut diharapkan dapat memperluas keterlibatan tenaga kerja dan perusahaan nasional dalam pengembangan produk industri strategis.
Selain mendukung kebutuhan transportasi dan logistik, penguatan teknologi juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri.
PT PAL berharap perluasan investasi, penguatan rantai pasok, dan pengembangan inovasi dapat mendorong pertumbuhan industri perkapalan nasional serta memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
- Penulis :
- Aditya Yohan




