HOME  ⁄  Ekonomi

Harga Pangan Hari Ini 3 November 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.650 per Kg, Telur Ayam Rp29.300

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Harga Pangan Hari Ini 3 November 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.650 per Kg, Telur Ayam Rp29.300
Foto: (Sumber :Arsip foto - Komoditas cabai rawit merah dan cabai merah keriting yang dijual pedagang di Pasar Senen, Jakarta. ANTARA/Harianto..)

Pantau - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp93.650 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras berada di angka Rp29.300 per kg berdasarkan pemantauan harga pangan nasional pada Selasa (3/11/2026).

Data PIHPS yang diperbarui hingga pukul 07.15 WIB menunjukkan harga sejumlah kebutuhan pokok di tingkat pedagang eceran nasional, mulai dari cabai, bawang, beras, daging, gula pasir, hingga minyak goreng.

Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi dalam kelompok cabai, disusul cabai merah keriting yang tercatat sebesar Rp84.400 per kg.

Sementara itu, harga bawang merah berada di angka Rp37.200 per kg dan bawang putih mencapai Rp38.550 per kg.

Harga Cabai Rawit, Cabai Merah, dan Bawang Hari Ini

Berdasarkan data PIHPS Nasional, harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp93.650 per kg pada perdagangan Selasa pagi.

Harga cabai merah keriting berada di angka Rp84.400 per kg, sedangkan cabai merah besar tercatat sebesar Rp70.300 per kg.

Untuk cabai rawit hijau, harga rata-rata nasional di tingkat pedagang eceran mencapai Rp77.300 per kg.

Sementara itu, komoditas bawang merah dijual dengan harga Rp37.200 per kg dan bawang putih sebesar Rp38.550 per kg.

Perbedaan harga antarkomoditas tersebut tercatat dalam pemantauan PIHPS yang menghimpun informasi harga pangan strategis di tingkat konsumen.

Harga Beras Medium dan Premium di Pasar Nasional

PIHPS juga mencatat harga beras berdasarkan jenis dan kualitas yang dipasarkan kepada masyarakat.

Beras kualitas bawah I tercatat sebesar Rp14.900 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II berada di angka Rp14.800 per kg.

Untuk beras kualitas medium I, harga mencapai Rp16.700 per kg, sementara beras kualitas medium II tercatat Rp16.500 per kg.

Adapun beras kualitas super I dipasarkan dengan harga Rp18.050 per kg dan beras kualitas super II sebesar Rp17.500 per kg.

Dengan demikian, beras kualitas super I menjadi kategori beras dengan harga tertinggi dalam data PIHPS tersebut.

Harga Telur Ayam, Daging Sapi, dan Daging Ayam

Selain komoditas cabai dan beras, PIHPS Nasional mencatat harga telur ayam ras sebesar Rp29.300 per kg.

Sementara itu, harga daging sapi kualitas I mencapai Rp153.350 per kg dan daging sapi kualitas II sebesar Rp144.450 per kg.

Harga daging sapi kualitas I tercatat lebih tinggi Rp8.900 per kg dibandingkan daging sapi kualitas II.

Untuk komoditas daging ayam ras segar, laporan PIHPS yang dikutip mencantumkan angka Rp39.00 per kg, tetapi penulisan nominal tersebut belum jelas sehingga memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Harga komoditas protein hewani tersebut menjadi bagian dari pemantauan rutin PIHPS terhadap kebutuhan pangan masyarakat.

Harga Minyak Goreng dan Gula Pasir Terbaru

Pada kelompok kebutuhan pokok lainnya, PIHPS mencatat harga gula pasir kualitas premium sebesar Rp20.650 per kg.

Sementara itu, gula pasir lokal dipasarkan dengan harga Rp19.600 per kg atau lebih rendah Rp1.050 dibandingkan gula pasir premium.

Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat sebesar Rp20.350 per liter.

Minyak goreng kemasan bermerek I berada di angka Rp24.450 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II mencapai Rp23.700 per liter.

Perbedaan harga minyak goreng tersebut menunjukkan adanya variasi harga berdasarkan jenis kemasan dan kategori produk.

Seluruh harga yang dilaporkan merupakan data tingkat pedagang eceran secara nasional berdasarkan pemantauan PIHPS pada Selasa, 3 November 2026, pukul 07.15 WIB.

Harga aktual di masing-masing pasar dan daerah dapat berbeda dari angka nasional yang tercatat dalam sistem pemantauan Bank Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026