HOME  ⁄  Ekonomi

Antam Raih Lima Penghargaan Apresiasi Minerba 2026 Berkat Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pertambangan Berkelanjutan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Antam Raih Lima Penghargaan Apresiasi Minerba 2026 Berkat Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pertambangan Berkelanjutan
Foto: (Sumber :PT Antam (Persero) Tbk meraih lima penghargaan dalam acara Apresiasi Minerba 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/HO-Antam).)

Pantau - PT Antam (Persero) Tbk meraih lima penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 atas keberhasilan menjalankan program pemberdayaan masyarakat dan penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik.

Kelima penghargaan tersebut terdiri atas empat penghargaan bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta satu penghargaan penerapan praktik pertambangan yang baik atau good mining practices.

Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Apresiasi Minerba 2026 yang menjadi bagian dari Minerba Convex 2026 di JIExpo Convention Centre and Theatre, Kemayoran, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Sekretaris Perusahaan Antam Wisnu Danandi Haryanto mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap upaya perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial dan lingkungan di sekitar wilayah operasional pertambangan.

"Bagi Antam, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis dan operasional, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran perusahaan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan," kata Wisnu dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Empat Program Pemberdayaan Masyarakat Antam Raih Penghargaan

Empat penghargaan bidang PPM diberikan kepada sejumlah unit bisnis dan anak usaha Antam yang menjalankan program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Unit Bisnis Pertambangan Nikel Maluku Utara memperoleh penghargaan melalui program ANTAM G-BEST atau Gizi Baik Cegah Risiko Stunting.

Program tersebut berfokus pada edukasi gizi keluarga, pendampingan ibu dan anak, penguatan layanan posyandu, serta pemanfaatan bahan pangan lokal.

Selain meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan gizi, ANTAM G-BEST juga mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan lokal dalam program Karya Perempuan Berdaya.

Sementara itu, Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kalimantan Barat meraih penghargaan melalui program KAMEK SAMBUT atau Kemandirian Masyarakat Berbasis Ekologi sebagai Sumber Ekonomi Berkelanjutan.

Program tersebut mengembangkan kegiatan pertanian ramah lingkungan sebagai sumber penghasilan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Penghargaan berikutnya diberikan kepada Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor melalui program Garitan Kalongliud atau Gerakan Ramah Lingkungan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Kalongliud.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penguatan kemampuan dan kelembagaan kelompok tani.

Adapun penghargaan PPM keempat diraih anak usaha Antam, PT Sumberdaya Arindo, melalui program Waya Cani Guna.

Program tersebut menyediakan infrastruktur air bersih menggunakan teknologi ramah lingkungan sekaligus melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya.

Antam Raih Penghargaan Penerapan Teknik Pertambangan yang Baik

Selain empat penghargaan pemberdayaan masyarakat, Antam memperoleh satu penghargaan dalam bidang penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kalimantan Barat atas penerapan good mining practices dalam kegiatan operasionalnya.

Penilaian mencakup aspek keselamatan pertambangan, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta pengelolaan lingkungan.

Wisnu menjelaskan bahwa seluruh program pemberdayaan masyarakat tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG).

Menurutnya, program pemberdayaan tidak boleh hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga harus mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.

"Program PPM kami dorong agar tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu menciptakan kegiatan ekonomi produktif, memperkuat kelembagaan masyarakat, dan membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh secara mandiri," ujar dia.

Kementerian ESDM Catat Lebih dari 2.587 UMKM Binaan Sektor Minerba

Kementerian ESDM mencatat terdapat lebih dari 2.587 UMKM binaan badan usaha yang bergerak di sektor mineral dan batu bara secara nasional.

Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM sebelumnya mendorong perusahaan pertambangan untuk memperluas dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat di sekitar tambang.

Dukungan tersebut meliputi peningkatan akses pembiayaan, perluasan pasar, serta keterlibatan UMKM dalam rantai pasok industri pertambangan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Antam sendiri sebelumnya telah memperoleh penghargaan atas pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

Pada 2025, Antam bersama anak usahanya PT GAG Nikel meraih Penghargaan Subroto dalam bidang pemberdayaan masyarakat.

Salah satu hasil program pemberdayaan Antam terlihat pada kelompok peternak binaan di Pongkor yang berhasil meningkatkan jumlah ternak domba dari 50 ekor pada 2021 menjadi lebih dari 800 ekor pada 2025.

Antam Berkomitmen Perkuat Program Pemberdayaan Berkelanjutan

Wisnu mengatakan Antam akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas program pemberdayaan.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar kegiatan ekonomi dan kelembagaan masyarakat tetap berjalan setelah masa pendampingan perusahaan berakhir.

Perusahaan juga berencana meningkatkan kualitas program melalui pengembangan inovasi dan penguatan tata kelola.

"Ke depan, Antam akan terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan tata kelola yang berorientasi pada dampak nyata," ujar dia.

Kelima penghargaan Apresiasi Minerba 2026 tersebut menjadi bagian dari pengakuan Kementerian ESDM terhadap pelaksanaan program sosial dan praktik pertambangan Antam di sejumlah wilayah operasional perusahaan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026