HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton untuk Ekspansi Bisnis Migas di Irak, Perkuat Pasar Timur Tengah

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton untuk Ekspansi Bisnis Migas di Irak, Perkuat Pasar Timur Tengah
Foto: Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pertamina Drilling dan Halliburton Worldwide Limited di Indonesia Pavilion, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Senin (2/11/2026), dalam rangkaian kegiatan Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026 (sumber: Pertamina)

Pantau - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat ekspansi bisnis internasional melalui kerja sama strategis dengan Halliburton Worldwide Limited untuk mengembangkan kegiatan operasional minyak dan gas bumi (migas) di Irak.

Kerja sama tersebut menjadi langkah Pertamina Drilling dalam memperluas peluang bisnis di kawasan Timur Tengah sekaligus meningkatkan kehadiran perusahaan di pasar energi internasional.

Penguatan kolaborasi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pertamina Drilling dan Halliburton Worldwide Limited pada Senin, 2 November 2026.

Penandatanganan berlangsung di Indonesia Pavilion, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dalam rangkaian Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, bersama perwakilan Halliburton Worldwide Limited.

Prosesi penandatanganan disaksikan sejumlah pejabat tinggi Pemerintah Indonesia, perwakilan SKK Migas, serta jajaran pimpinan Pertamina Group.

Pertamina Drilling dan Halliburton Perkuat Kerja Sama Operasional Migas di Irak

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan sebelumnya antara PT Pertamina (Persero) dan PT Halliburton Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah ditandatangani antara PT Pertamina (Persero) dan PT Halliburton Indonesia pada 18 Februari 2026,” ungkap Avep dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Avep menegaskan bahwa kesepakatan terbaru bertujuan memperjelas arah kolaborasi kedua perusahaan, terutama dalam pengembangan kegiatan operasional migas dan penjajakan peluang bisnis di Irak.

“Melalui MoU terbaru ini, Pertamina Drilling bersama Halliburton memperkuat komitmen kerja sama yang lebih spesifik dan terarah, khususnya dalam mendukung kegiatan operasional migas serta pengembangan peluang bisnis di Irak,” jelasnya.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penjajakan dan pengembangan peluang bisnis dalam layanan Rig Services, yakni jasa yang berkaitan dengan penggunaan dan pengoperasian rig pengeboran.

Selain itu, kolaborasi mencakup Non-Rig Services, yaitu layanan penunjang kegiatan hulu migas di luar pengoperasian rig yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek di Irak.

Kedua perusahaan akan menindaklanjuti kesepahaman tersebut melalui pembahasan teknis dan komersial guna menentukan bentuk kerja sama yang dapat dilaksanakan.

Pertamina Drilling dan Halliburton juga akan mengidentifikasi proyek-proyek migas potensial di Irak yang memungkinkan keterlibatan kedua perusahaan.

Selain menjajaki peluang proyek, kedua pihak akan menyusun skema kerja sama berdasarkan kebutuhan operasional serta ketentuan dan regulasi yang berlaku.

MoU tersebut menjadi landasan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan kedua perusahaan dalam menghadapi peluang proyek migas di Irak.

Ekspansi ke Timur Tengah Dorong Pengembangan Bisnis Internasional Pertamina Drilling

Penguatan kerja sama dengan Halliburton sejalan dengan strategi Pertamina Drilling dalam mengembangkan bisnis non-captive, yakni memperluas layanan kepada pelanggan di luar pasar internal Pertamina Group.

Strategi tersebut diarahkan untuk memperluas portofolio layanan sekaligus meningkatkan penetrasi perusahaan di pasar energi internasional.

Pertamina Drilling memiliki pengalaman dalam menyediakan layanan pengeboran serta jasa sumur terintegrasi untuk mendukung kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi.

Sementara itu, Halliburton merupakan perusahaan jasa migas berskala global dengan portofolio teknologi dan layanan yang mencakup berbagai tahapan kegiatan hulu migas.

Layanan Halliburton meliputi pengeboran, evaluasi formasi, penyelesaian sumur, hingga optimalisasi produksi minyak dan gas bumi.

Melalui kolaborasi tersebut, kedua perusahaan akan mengedepankan sinergi kemampuan teknis, keunggulan teknologi, serta pengalaman operasional masing-masing.

Penggabungan pengalaman operasional Pertamina Drilling dengan teknologi dan kemampuan layanan Halliburton diharapkan dapat meningkatkan kesiapan kedua perusahaan dalam menangani proyek migas internasional.

Kerja sama ini juga diharapkan mampu menciptakan nilai tambah melalui pengembangan peluang bisnis dan pemanfaatan sumber daya serta kemampuan masing-masing perusahaan.

Kolaborasi Diharapkan Tingkatkan Daya Saing Industri Jasa Migas Nasional

Ekspansi Pertamina Drilling ke Irak melalui kerja sama dengan Halliburton menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat posisi di pasar jasa migas internasional.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang keterlibatan Pertamina Drilling dalam proyek-proyek energi berskala internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Selain memperluas jangkauan bisnis, kerja sama ini diharapkan mendukung peningkatan daya saing industri jasa migas nasional melalui pemanfaatan teknologi dan pengalaman operasional kedua perusahaan.

Dengan adanya kesepahaman tersebut, Pertamina Drilling dan Halliburton akan melanjutkan pembahasan teknis serta komersial untuk menentukan proyek potensial dan bentuk kerja sama yang dapat direalisasikan di Irak.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026