
Pantau - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperkuat sinergi pembangunan melalui kerja sama strategis yang difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan reformasi birokrasi, dan transformasi digital pemerintahan.
Rencana kerja sama tersebut dibahas dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, ke Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyambut positif penguatan kolaborasi antardaerah tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan mempercepat pembangunan di kedua provinsi.
"Kolaborasi semacam ini amat penting. Kami berharap hubungan serta kerja sama kedua provinsi ini terus meningkat," kata Erwan dalam keterangannya di Bandung, Rabu (4/11/2026).
Menurut Erwan, kerja sama antarpemerintah daerah memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, menyelaraskan program pembangunan, serta menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Ia berharap kolaborasi Jawa Barat dan Sumatera Utara dapat menghasilkan berbagai program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua daerah.
Erwan Tegaskan Kerja Sama Jabar dan Sumut Tak Boleh Sekadar Seremonial
Erwan Setiawan menekankan bahwa penguatan kerja sama antara Jawa Barat dan Sumatera Utara harus diwujudkan melalui pelaksanaan program konkret, bukan sekadar kegiatan seremonial atau penyusunan dokumen administratif.
Menurutnya, nota kesepakatan yang telah disusun perlu segera ditindaklanjuti dengan program kerja yang memiliki sasaran jelas dan dapat diukur hasilnya.
"Perjanjian kerja sama ini harus betul-betul kita wujudkan, jangan hanya sebagai dokumen di atas kertas," tegas Erwan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap kerja sama tersebut menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai program strategis yang mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Erwan juga memaparkan pengalaman Jawa Barat dalam melakukan pembenahan birokrasi dan penguatan manajemen kinerja aparatur pemerintahan.
Pembenahan tersebut mencakup optimalisasi tata kelola pemerintahan, peningkatan standar pelayanan publik, serta pengembangan inovasi untuk mendukung efektivitas birokrasi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama ini terus melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan hasil penilaian kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Jabar terus melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan hasil penilaian tersebut. Program-program kami juga banyak direplikasi oleh daerah lain," ungkap Erwan.
Pengalaman Jawa Barat dalam mengembangkan berbagai inovasi pemerintahan diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Sumatera Utara melalui kerja sama tersebut.
Transformasi Digital dan Pelayanan Publik Jadi Fokus Kolaborasi
Transformasi digital menjadi salah satu fokus utama kerja sama strategis Jawa Barat dan Sumatera Utara untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan responsif.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki pengalaman dalam pengembangan inovasi pemerintahan, penerapan teknologi digital, serta pengelolaan pelayanan publik yang dapat dibagikan kepada pemerintah daerah lain.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik penyelenggaraan pemerintahan.
Menurut Surya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk mempertemukan berbagai keunggulan yang dimiliki masing-masing provinsi.
Jawa Barat dinilai memiliki keunggulan dalam bidang inovasi pemerintahan, transformasi digital, dan manajemen pelayanan publik.
Sementara itu, Sumatera Utara mempunyai potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor, termasuk pertanian, perkebunan, perdagangan, industri, dan pariwisata.
Perbedaan keunggulan tersebut dinilai dapat menjadi dasar pengembangan kerja sama yang saling melengkapi dan mendukung percepatan pembangunan kedua wilayah.
"Melalui kerja sama yang terarah, kita dapat saling belajar, berbagi pengalaman, mempertemukan keunggulan, serta mengembangkan inovasi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua provinsi," ujar Surya.
Melalui kolaborasi tersebut, kedua pemerintah provinsi diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, mengembangkan inovasi, serta memanfaatkan potensi masing-masing daerah secara optimal.
Jabar dan Sumut Dorong Penguatan Kapasitas Aparatur Birokrasi
Selain transformasi digital, penguatan kapasitas kelembagaan pemerintahan menjadi salah satu sasaran penting dalam kerja sama Jawa Barat dan Sumatera Utara.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Biro Pemotda) Provinsi Jawa Barat, Faiz Rahman, menyampaikan optimisme terhadap manfaat kolaborasi strategis kedua pemerintah provinsi.
Faiz menilai kerja sama tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintahan.
Penguatan kapasitas aparatur diarahkan untuk membangun birokrasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat.
Selain kemampuan beradaptasi, aparatur pemerintahan juga diharapkan semakin inovatif dalam mengembangkan program serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Khususnya dalam kapasitas kelembagaan untuk melahirkan aparatur birokrasi yang kian adaptif, inovatif, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat modern," jelas Faiz.
Menurutnya, peningkatan kualitas birokrasi menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di tengah tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang.
Kolaborasi kedua provinsi juga diharapkan dapat mendorong pertukaran pengalaman mengenai pengelolaan organisasi pemerintahan dan pengembangan inovasi pelayanan masyarakat.
Dokumen Kerja Sama Direncanakan Ditandatangani Kedua Kepala Daerah
Faiz Rahman menjelaskan bahwa dokumen perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara direncanakan akan ditandatangani oleh masing-masing kepala daerah.
Penandatanganan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses formalisasi kerja sama strategis yang telah dibahas oleh perwakilan kedua pemerintah provinsi.
Melalui kesepakatan tersebut, Jawa Barat dan Sumatera Utara diharapkan dapat menyusun program kerja yang lebih terarah dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarlembaga pemerintahan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan di masing-masing wilayah.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara berupaya membangun hubungan kolaboratif yang tidak hanya berorientasi pada pertukaran pengalaman, tetapi juga menghasilkan inovasi dan program pembangunan nyata.
Penguatan sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat reformasi birokrasi, serta mendukung transformasi digital pemerintahan.
Dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing daerah, kedua provinsi menargetkan peningkatan kapasitas aparatur, efektivitas program pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama yang berkelanjutan.
- Penulis :
- Leon Weldrick




