HOME  ⁄  Ekonomi

InJourney Airports Targetkan Penumpang Naik 4 Persen Saat Nataru 2026/2027, Tarif Bandara Didiskon 50 Persen

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

InJourney Airports Targetkan Penumpang Naik 4 Persen Saat Nataru 2026/2027, Tarif Bandara Didiskon 50 Persen
Foto: Ilustrasi - Sejumlah calon penumpang beraktivitas di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten (sumber: ANTARA/Azmi Samsul M)

Pantau - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) melalui InJourney Airports memproyeksikan pertumbuhan jumlah penumpang pesawat sebesar 3 hingga 4 persen pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027, sekaligus menyiapkan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen untuk penerbangan domestik.

Commercial Director InJourney Airports, Veri Y Setiady, menyampaikan bahwa target pertumbuhan tersebut mengacu pada capaian perusahaan yang telah melayani sedikitnya 158 juta penumpang penerbangan pada tahun sebelumnya.

"Untuk tahun ini kami menargetkan pertumbuhan sekitar tiga hingga empat persen dari angka 158 juta penumpang penerbangan," kata Veri dalam keterangannya di Tangerang, Banten, Rabu (4/11/2026).

InJourney Airports optimistis pergerakan penumpang selama libur akhir tahun akan menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat dan konektivitas penerbangan internasional menuju Indonesia.

Selain pertumbuhan jumlah penumpang, perusahaan juga menargetkan peningkatan pengeluaran rata-rata penumpang selama berada di lingkungan bandara melalui pengembangan fasilitas, layanan, dan ruang komersial.

InJourney Airports Siapkan Posko Pelayanan untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang

InJourney Airports bersama Kementerian Perhubungan telah mengoptimalkan berbagai persiapan operasional untuk menghadapi potensi peningkatan trafik penerbangan selama libur Nataru 2026/2027.

Persiapan tersebut mencakup penyediaan posko pelayanan serta penyesuaian pengalaman pelanggan atau customer experience agar pelayanan bandara tetap berjalan optimal selama musim liburan.

"Persiapan yang dilakukan meliputi penyediaan posko serta penyesuaian customer experience. Bandara juga menghadirkan banyak instalasi untuk merayakan Natal dan Tahun Baru, serta berbagai penawaran menarik dari para tenant di bandara," jelas Veri.

InJourney Airports juga menghadirkan dekorasi dan instalasi tematik Natal serta Tahun Baru untuk menciptakan suasana liburan bagi penumpang dan pengunjung bandara.

Sejumlah penyewa ruang usaha atau tenant di lingkungan bandara turut menyiapkan berbagai penawaran menarik untuk meningkatkan pengalaman berbelanja dan menikmati layanan selama perjalanan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas komersial bandara.

Veri menyebut peningkatan konektivitas penerbangan internasional dan pengembangan fasilitas menjadi faktor yang mendukung optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan trafik penerbangan.

Pengeluaran Penumpang Diproyeksikan Meningkat Selama Libur Nataru

Selain menargetkan pertumbuhan jumlah penumpang, InJourney Airports memperkirakan adanya peningkatan rata-rata pengeluaran setiap penumpang atau spending per pax selama berada di bandara.

"Kami optimistis tingkat pengeluaran per penumpang (spending per pax) turut naik, sehingga para pelancong dapat semakin menikmati ruang komersial (commercial space) di area bandara," ungkap Veri.

Peningkatan pengeluaran penumpang diharapkan dapat mendukung aktivitas usaha yang beroperasi di lingkungan bandara, termasuk sektor perdagangan, kuliner, dan layanan penunjang perjalanan.

InJourney Airports juga terus mengembangkan pengalaman pelanggan melalui penyediaan berbagai kegiatan di luar layanan utama penerbangan.

Salah satunya dengan memberikan ruang bagi pelaku industri kreatif untuk menyelenggarakan kegiatan yang dapat dinikmati penumpang maupun pengunjung bandara.

"InJourney turut membuka ruang bagi penyelenggaraan berbagai kegiatan industri kreatif di lingkungan bandara, seperti pameran seni, instalasi karakter populer, hingga gelaran fashion show," kata Veri.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih beragam sekaligus meningkatkan daya tarik ruang komersial bandara.

InJourney Airports secara rutin melakukan persiapan khusus dalam menghadapi musim puncak perjalanan atau peak season, termasuk libur Idul Fitri, liburan sekolah pertengahan tahun, serta Natal dan Tahun Baru.

Pada periode tersebut, perusahaan biasanya mendirikan posko pelayanan terpadu dan memperkuat kualitas layanan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas penerbangan.

Tarif Jasa Bandara Dipangkas 50 Persen di Seluruh 36 Bandara

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Nataru 2026/2027, InJourney Airports menetapkan kebijakan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen bagi penumpang penerbangan domestik.

Kebijakan tersebut telah diumumkan secara resmi oleh manajemen InJourney Airports di Tangerang pada Senin (26/10/2026).

Penerapan potongan tarif mengacu pada Surat Menteri Perhubungan Nomor AU.007/1/1/MHB/2026 mengenai potongan harga bandara.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R Pahlevi, menjelaskan bahwa diskon diberikan pada komponen Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC).

"InJourney Airports menetapkan penurunan tarif bagi penumpang pesawat berupa potongan harga tarif sebesar 50 persen atas Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U, Red) atau juga dikenal dengan Passenger Service Charge (PSC, Red), berlaku di seluruh bandara InJourney Airports yang berjumlah 36 bandara dan di seluruh rute penerbangan domestik," jelas Pahlevi.

Potongan tarif tersebut berlaku di seluruh 36 bandara yang dikelola InJourney Airports untuk rute penerbangan domestik yang tercakup dalam kebijakan.

Masa berlaku diskon ditetapkan untuk jadwal keberangkatan pesawat mulai 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Pemotongan tarif PJP2U secara otomatis mengurangi komponen biaya kebandarudaraan yang termasuk dalam harga tiket pesawat yang dibayarkan penumpang.

Meski demikian, potongan sebesar 50 persen hanya berlaku pada komponen PJP2U atau PSC, bukan terhadap keseluruhan harga tiket penerbangan.

InJourney Airports Optimistis Trafik Penerbangan Tumbuh Saat Libur Akhir Tahun

InJourney Airports menilai peningkatan konektivitas penerbangan, pengembangan fasilitas, dan penambahan pilihan layanan menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan jumlah penumpang.

Perusahaan juga terus memperkuat kesiapan operasional untuk menghadapi peningkatan pergerakan penumpang dan pengunjung bandara selama periode libur akhir tahun.

Penyediaan posko pelayanan, penguatan pengalaman pelanggan, serta pemanfaatan ruang komersial menjadi bagian dari langkah yang disiapkan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

Sementara itu, kebijakan diskon tarif PJP2U diharapkan dapat membantu mengurangi komponen biaya perjalanan udara domestik selama periode Nataru.

Melalui berbagai langkah tersebut, InJourney Airports menargetkan pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 3 hingga 4 persen sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh bandara yang dikelolanya.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026