HOME  ⁄  Ekonomi

AS dan NATO Bahas Jaminan Keamanan Ukraina Jika Gencatan Senjata Tercapai, Belum Ada Kesepakatan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

AS dan NATO Bahas Jaminan Keamanan Ukraina Jika Gencatan Senjata Tercapai, Belum Ada Kesepakatan
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Bendera negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Markas Besar NATO di Brussel, Belgia, (28/10/2024). (ANTARA/Anadolu/Dursun Aydemir).)

Pantau - Amerika Serikat (AS), Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dan sejumlah negara Eropa menggelar perundingan di Brussel, Belgia, untuk membahas kemungkinan pemberian jaminan keamanan kepada Ukraina apabila gencatan senjata tercapai.

Pertemuan tersebut melibatkan perwakilan Ukraina, Amerika Serikat, NATO, Inggris, Prancis, Jerman, dan Komisi Eropa.

Meski pembahasan telah berlangsung, belum ada kesepakatan konkret yang diumumkan setelah pertemuan tersebut, sebagaimana dilaporkan portal berita Rapporteur pada November 2026.

Pertemuan Digelar di Kediaman Sekjen NATO Mark Rutte

Perundingan mengenai keamanan Ukraina berlangsung di kediaman Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Brussel, Belgia.

Pertemuan tersebut menjadi forum pembahasan mengenai kemungkinan pengaturan keamanan bagi Ukraina apabila gencatan senjata dapat diwujudkan.

Sejumlah negara Eropa turut mengirimkan perwakilan untuk membahas dukungan keamanan bersama Amerika Serikat dan NATO.

Pembahasan juga melibatkan Komisi Eropa sebagai salah satu pihak yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.

Ukraina Bahas Jaminan Keamanan dari AS dan Mitra Eropa

Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina Rustem Umerov mengatakan pembicaraan berfokus pada bentuk jaminan keamanan yang dapat diberikan Amerika Serikat dan negara-negara mitra kepada Ukraina.

Selain jaminan keamanan bagi Ukraina, para peserta membahas pengembangan strategi keamanan baru untuk kawasan Eropa.

Pembicaraan tersebut berlangsung dalam konteks kemungkinan tercapainya gencatan senjata di Ukraina.

Namun, belum terdapat pengumuman mengenai bentuk jaminan keamanan, mekanisme pelaksanaan, maupun komitmen konkret dari negara-negara peserta.

Hingga laporan tersebut disampaikan, hasil pertemuan masih sebatas pembahasan tanpa kesepakatan resmi yang diumumkan kepada publik.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026