
Pantau - Sejumlah ahli gizi merekomendasikan buah dan minuman tertentu untuk membantu mengembalikan cairan tubuh setelah beraktivitas di bawah terik matahari, karena paparan cuaca panas meningkatkan risiko kehilangan cairan dan dehidrasi.
Laporan Eating Well menyebut semangka, melon cantaloupe, air kelapa, dan mentimun menjadi pilihan yang dapat membantu proses hidrasi sekaligus mendukung pemulihan tubuh.
Semangka dan Melon Jadi Pilihan Utama
Dietitian Whitney Stuart, M.S., RDN, mengungkapkan, "Semangka merupakan pilihan yang sangat baik untuk pemulihan setelah terpapar sinar matahari. Kandungan airnya sekitar 92 persen sehingga membantu mengatasi dehidrasi."
Selain kaya air, semangka juga mengandung likopen yang merupakan antioksidan golongan karotenoid dan berpotensi membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet (UV) dalam jangka panjang.
Sementara itu, ahli gizi Leah Johnston, RDN, mengatakan, "Cantaloupe bisa dibilang salah satu buah tunggal terbaik untuk perbaikan kulit khususnya setelah terpapar sinar matahari, berkat kombinasi beta-karoten + Vitamin C yang kuat itu."
Melon cantaloupe mengandung sekitar 90 persen air serta beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A untuk membantu regenerasi dan perbaikan sel kulit.
Air Kelapa dan Mentimun Bantu Penuhi Cairan Tubuh
Air kelapa juga direkomendasikan sebagai sumber elektrolit alami yang mengandung kalium dan magnesium untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Ahli gizi Amanda Roll, M.S., RD, CDN mengungkapkan, "Air kelapa adalah cairan alami yang ditemukan di dalam kelapa dan dikemas dengan elektrolit, termasuk kalium dan magnesium, yang dapat membantu mendukung hidrasi dan keseimbangan cairan. Ini juga relatif rendah kalori dibandingkan dengan banyak minuman olahraga dalam botol, yang sering kali tinggi gula tambahan."
Selain itu, mentimun menjadi pilihan lain karena mengandung sekitar 95 persen air serta sedikit kalium dan antioksidan yang turut membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Para ahli juga menyarankan masyarakat minum sebelum merasa haus, membawa botol minum saat beraktivitas, memperhatikan warna urine sebagai indikator hidrasi, serta mengonsumsi cairan secara bertahap agar penyerapannya lebih optimal.
- Penulis :
- Gerry Eka





