HOME  ⁄  Food & Travel

Ahli Ingatkan Lima Makanan Ini Berisiko jika Dibiarkan Terlalu Lama di Suhu Ruang

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ahli Ingatkan Lima Makanan Ini Berisiko jika Dibiarkan Terlalu Lama di Suhu Ruang
Foto: Ilustrasi Pizza.

Pantau - Para ahli keamanan pangan mengingatkan pizza, buah dan sayuran potong, nasi matang, daging olahan, serta kentang panggang berbungkus aluminium foil berisiko bagi kesehatan jika terlalu lama dibiarkan pada suhu ruang.

Berdasarkan laporan EatingWell, Sabtu (3/10/2026), makanan mudah rusak yang berada selama dua jam atau lebih dalam “zona bahaya” bersuhu sekitar 4 hingga 60 derajat Celsius dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab penyakit.

Bakteri dapat tumbuh dengan cepat pada rentang suhu tersebut sehingga pendinginan dan penyimpanan makanan secara tepat di dalam lemari es diperlukan untuk mengurangi risiko penyakit akibat makanan.

Pizza hingga Nasi Matang Perlu Segera Didinginkan

Direktur Program Stop Foodborne Illness Vanessa Coffman, Ph.D., mengatakan pizza mudah rusak karena mengandung keju serta kerap dilengkapi daging dan sayuran yang telah dimasak.

Menurut Coffman, bakteri dapat berkembang cepat setelah makanan berada dalam “zona bahaya” lebih dari dua jam, bahkan beberapa jenis bakteri dapat berlipat ganda setiap 20 menit dalam kondisi tertentu.

Coffman menyarankan sisa pizza segera dimasukkan ke wadah dan disimpan di kulkas dalam waktu dua jam, kemudian dipanaskan kembali hingga suhu internal sekitar 74 derajat Celsius sebelum dikonsumsi.

Buah dan sayuran yang telah dipotong juga perlu segera disimpan di lemari es karena pemotongan merusak lapisan pelindung bagian luar sehingga permukaannya lebih rentan terhadap kontaminasi dan pertumbuhan bakteri.

Nasi matang juga berisiko karena dapat mengandung spora Bacillus cereus yang mampu bertahan selama proses memasak dan berkembang menjadi bakteri penghasil toksin ketika nasi dibiarkan pada suhu ruang.

Dietisien keamanan pangan Mary Angela Miller, M.S., RDN, LD., menyarankan nasi matang dibagi menjadi beberapa porsi kecil atau ditempatkan dalam wadah dangkal agar lebih cepat dingin sebelum disimpan di kulkas.

Daging Olahan dan Kentang Panggang Juga Berisiko

Daging olahan yang digunakan untuk sandwich maupun bekal makan siang perlu dipertahankan dalam kondisi dingin untuk mengurangi risiko keamanan pangan.

Miller menyarankan penggunaan sedikitnya dua sumber pendingin, seperti dua kantong gel beku atau kombinasi satu kantong gel beku dan satu botol air beku.

Kentang panggang berbungkus aluminium foil juga berisiko jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang karena memiliki kandungan air tinggi dan tingkat keasaman rendah.

Senior Program Coordinator for Grants & Cooperatives National Environmental Health Association Ashley Miller, M.P.H., CP-FS, REHS/RS., mengatakan kondisi rendah oksigen di dalam aluminium foil dapat mendukung pertumbuhan spora Clostridium botulinum dan produksi toksin.

Untuk mengurangi risiko tersebut, kentang panggang disarankan tetap dijaga dalam kondisi panas hingga disajikan atau segera didinginkan dengan melonggarkan pembungkus aluminium foil.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026