HOME  ⁄  Geopolitik

CENTCOM Ajukan Permintaan Rudal Hipersonik untuk Opsi Serangan ke Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

CENTCOM Ajukan Permintaan Rudal Hipersonik untuk Opsi Serangan ke Iran
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Peluru kendali (rudal). ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dilaporkan meminta rudal hipersonik Dark Eagle untuk kemungkinan digunakan dalam operasi militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Permintaan Senjata Hipersonik

Permintaan tersebut muncul setelah sistem peluncur Iran dipindahkan ke luar jangkauan rudal Precision Strike yang memiliki jangkauan lebih dari 480 kilometer.

Laporan menyebutkan hingga kini belum ada keputusan resmi terkait permintaan tersebut, namun jika disetujui akan menjadi pengerahan pertama rudal hipersonik oleh Amerika Serikat.

Langkah ini mencerminkan eskalasi strategi militer AS dalam menghadapi dinamika konflik dengan Iran.

Latar Belakang Konflik

Ketegangan meningkat sejak serangan bersama AS dan Israel terhadap target di Iran pada Februari 2026 yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Upaya diplomasi sempat dilakukan melalui perundingan di Islamabad pada April 2026, namun berakhir tanpa kesepakatan antara kedua negara.

Kegagalan negosiasi tersebut memperpanjang ketidakpastian dan membuka kemungkinan peningkatan operasi militer di kawasan.

Perkembangan lebih lanjut terkait keputusan penggunaan rudal hipersonik masih menunggu kebijakan resmi pemerintah Amerika Serikat.

Penulis :
Ahmad Yusuf