HOME  ⁄  Geopolitik

Konvoi Global Sumud Tetap Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza Meski Dicegat Militer Israel

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Konvoi Global Sumud Tetap Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza Meski Dicegat Militer Israel
Foto: (Sumber: Kapal-kapal dari "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission," yang bertujuan untuk menembus blokade Israel di Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan, berangkat dari marina di Augusta di pulau Sisilia, Italia, pada 26 April 2026. Armada yang terdiri dari 65 kapal tersebut berlayar ke Laut Mediterania secara berurutan pada sore hari sesuai dengan urutan yang telah ditetapkan, dengan banyak bendera Palestina terlihat berkibar di tiang-tiang kapal. /ANTARA/Barış Seçkin-Anadolu/pri..)

Pantau - Konvoi kapal Global Sumud Flotilla tetap melanjutkan pelayaran menuju Jalur Gaza untuk mengirim bantuan kemanusiaan meski sempat dicegat militer Israel di perairan internasional.

Armada Bertahan dan Siap Lanjutkan Misi

Dalam pernyataan resminya, armada menyebut sebagian kapal telah berhasil mencapai perairan aman dan bersiap melanjutkan perjalanan.

Mereka menyatakan, "Meski militer Israel berupaya menggagalkan misi tersebut lewat sabotase terorganisir, tekad para partisipan tetap teguh, 31 dari 53 kapal yang berlayar kemarin (menuju Jalur Gaza) berhasil mencapai perairan yang aman dan saat ini sedang melakukan pengecekan ulang, sepenuhnya siap melanjutkan perjalanan untuk menerobos pengepungan ilegal Gaza."

Konvoi yang terdiri dari puluhan kapal ini membawa bantuan kemanusiaan dan melibatkan peserta dari berbagai negara.

Dugaan Sabotase dan Ketegangan di Perairan Internasional

Armada menyebut kapal-kapal mereka sempat disita oleh militer Israel di dekat perairan Kreta, Yunani, sejak Rabu malam hingga Kamis.

Mereka juga menuding adanya sabotase terhadap mesin dan sistem navigasi kapal sebelum pasukan Israel mundur.

Konvoi Global Sumud diketahui berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April 2026 dengan tujuan menembus blokade Gaza.

Informasi tambahan, misi ini merupakan bagian dari upaya internasional untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Gaza yang masih berada dalam blokade.

Penulis :
Ahmad Yusuf