
Pantau - Lebih dari 3.500 tentara dari sejumlah negara anggota NATO, termasuk Amerika Serikat, terlibat dalam latihan militer Amber Shock 2026 di wilayah timur laut Polandia yang berdekatan dengan perbatasan Rusia.
Latihan dimulai pada 2 Mei 2026 di Kota Orzysz dan dijadwalkan berakhir pada 8 Mei 2026 dengan latihan menembak sebagai penutup.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Korps Multinasional Timur Laut bersama Resimen Kavaleri ke-2 Angkatan Darat Amerika Serikat.
Ratusan kendaraan militer turut dilibatkan dalam latihan tersebut.
Penyelenggara menyatakan bahwa "Selama latihan, peserta akan menjalani tugas taktis dan pemadaman kebakaran, meningkatkan interoperabilitas, serta menunjukkan persatuan dan keandalan anggota NATO dalam memenuhi komitmen keamanan bersama,".
Amber Shock 2026 merupakan bagian dari latihan militer yang lebih besar, yaitu Saber Strike 2026.
Latihan Saber Strike berlangsung di beberapa negara seperti Polandia, Lituania, dan Finlandia sejak April hingga Mei.
Divisi Multinasional Timur Laut mengoordinasikan kelompok tempur NATO yang ditempatkan di Lituania dan Polandia.
Tugas koordinasi mencakup pelatihan serta peningkatan kesadaran situasional di kawasan.
Markas tersebut juga menjaga kesiapan untuk menjalankan operasi pertahanan kolektif sesuai Pasal 5 Perjanjian Washington.
Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia menyatakan kekhawatiran atas peningkatan aktivitas NATO di dekat perbatasannya.
Pemerintah Rusia menegaskan tidak mengancam pihak mana pun, tetapi akan merespons tindakan yang dianggap membahayakan kepentingannya.
- Penulis :
- Gerry Eka





