HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Peringatkan AS Soal Selat Hormuz, Sebut Bisa Langgar Gencatan Senjata

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Iran Peringatkan AS Soal Selat Hormuz, Sebut Bisa Langgar Gencatan Senjata
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Selat Hormuz. /ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Iran memperingatkan keterlibatan Amerika Serikat dalam pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata, disampaikan oleh pejabat parlemen di Istanbul, Senin (4/5/2026).

Iran Tolak Campur Tangan AS

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Ibrahim Azizi, menegaskan penolakan terhadap peran Washington di jalur strategis tersebut.

Ia mengatakan, “setiap campur tangan Amerika dalam rezim maritim baru di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.”

Azizi juga menyindir wacana pengendalian jalur laut oleh AS dengan menyatakan Selat Hormuz dan Teluk Persia “tidak akan dikelola oleh unggahan khayalan Trump.”

Ia menambahkan, “Tidak ada yang akan mempercayai skenario saling menyalahkan,” ungkapnya.

Respons atas Pernyataan Trump

Peringatan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan rencana untuk membantu kapal keluar dari Selat Hormuz.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut langkah itu sebagai “gestur kemanusiaan” bagi negara-negara netral di tengah konflik.

Ia menulis, “Demi kebaikan Iran, Timur Tengah, dan Amerika Serikat, kami telah memberi tahu negara-negara tersebut bahwa kami akan memandu kapal mereka keluar dengan aman dari jalur perairan terbatas ini.”

Ketegangan ini terjadi di tengah konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran, serta meningkatnya perhatian global terhadap keamanan jalur pelayaran strategis tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf