HOME  ⁄  Geopolitik

Militer AS Luncurkan Project Freedom untuk Amankan Jalur Strategis Selat Hormuz

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Militer AS Luncurkan Project Freedom untuk Amankan Jalur Strategis Selat Hormuz
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Selat Hormuz, Iran. /ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) meluncurkan inisiatif “Project Freedom” untuk mendukung keamanan pelayaran di Selat Hormuz mulai 4 Mei 2026 di tengah meningkatnya gangguan terhadap jalur perdagangan global.

Operasi Militer dan Dukungan Besar-besaran

CENTCOM menyatakan pasukannya akan mendukung kapal dagang yang ingin melintas secara bebas di selat tersebut sebagai bagian dari kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Dalam operasi ini, AS mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat berbasis darat dan laut, platform nirawak multi-domain, serta sekitar 15.000 personel militer.

Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper menegaskan pentingnya operasi tersebut bagi stabilitas kawasan.

“Dukungan kami terhadap misi pertahanan ini sangat penting bagi keamanan kawasan dan perekonomian global, sambil kami tetap mempertahankan blokade laut,” ujarnya.

Respons terhadap Krisis dan Gangguan Global

Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyampaikan bahwa AS akan mengawal kapal asing netral keluar dari Selat Hormuz sebagai langkah kemanusiaan.

Ia menyebut inisiatif itu sebagai “Project Freedom” untuk membantu kapal-kapal yang terjebak akibat konflik dan kekurangan logistik.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan yang berdampak pada lonjakan harga energi, pupuk, dan komoditas industri dalam dua bulan terakhir.

Operasi tersebut juga bertujuan memulihkan kebebasan navigasi di salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia.

Penulis :
Ahmad Yusuf