
Pantau - Otoritas Suriah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji (liquefied petroleum gas/LPG) akibat kenaikan harga minyak global dan tekanan regional terhadap sektor energi negara tersebut.
Kenaikan harga diumumkan oleh Syrian Petroleum Company pada Kamis (7/5) waktu setempat.
Pemerintah Suriah menyebut lonjakan harga minyak dunia, tingginya biaya transportasi, dan tekanan regional menjadi penyebab utama penyesuaian harga energi.
Harga Solar dan Bensin Naik
Dalam kebijakan terbaru itu, harga solar naik menjadi 88 sen dolar Amerika Serikat per liter dari sebelumnya 75 sen dolar AS.
Sementara harga bensin oktan 90 naik menjadi 1,10 dolar AS per liter dari sebelumnya 85 sen dolar AS.
Harga bensin oktan 95 juga mengalami kenaikan menjadi 1,15 dolar AS per liter dari sebelumnya 91 sen dolar AS.
Kenaikan tersebut diumumkan di tengah kondisi ekonomi Suriah yang masih menghadapi tekanan akibat konflik berkepanjangan dan krisis energi.
Pemerintah Soroti Tekanan Regional dan Biaya Transportasi
Otoritas Suriah menyatakan tekanan regional yang terus berlangsung berdampak langsung terhadap distribusi dan pasokan energi nasional.
Selain itu, biaya transportasi yang meningkat turut memengaruhi harga distribusi bahan bakar di dalam negeri.
Kenaikan harga BBM dan elpiji diperkirakan akan berdampak pada biaya kebutuhan masyarakat dan sektor transportasi di Suriah.
Pemerintah belum memberikan rincian lebih lanjut terkait kemungkinan kebijakan subsidi atau kompensasi setelah kenaikan harga energi tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan





