
Pantau - Pemerintah Qatar menyatakan serangan drone terhadap kapal komersial di perairan teritorialnya menjadi ancaman serius bagi keamanan jalur pelayaran dan pasokan penting di kawasan Timur Tengah.
Kapal Kargo Diserang Saat Menuju Pelabuhan Qatar
Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya yang tidak dapat diterima karena mengancam keselamatan perdagangan maritim internasional.
“Kementerian juga menandai serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya dan tidak dapat diterima yang mengancam keamanan dan keselamatan jalur perdagangan maritim dan pasokan penting di kawasan tersebut,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar, Ahad (10/5).
Kementerian Pertahanan Qatar melalui media sosial menjelaskan kapal kargo itu diserang pesawat nirawak saat berlayar dari Uni Emirat Arab menuju Pelabuhan Mesaieed di Qatar.
UKMTO Laporkan Kebakaran Kecil di Kapal
Pusat operasi keamanan maritim Angkatan Laut Inggris atau UKMTO sebelumnya melaporkan sebuah kapal kargo terkena proyektil tak dikenal di dekat Doha pada Minggu.
“UKMTO telah menerima laporan tentang insiden di 23 mil laut timur laut DOHA, QATAR. Nakhoda kapal pengangkut curah melaporkan terkena sasaran proyektil tak dikenal. Terjadi kebakaran kecil yang telah dipadamkan, tidak ada korban jiwa,” demikian pernyataan UKMTO.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun serangan itu memicu kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan jalur perdagangan dan distribusi pasokan di kawasan Teluk.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang turut berdampak pada keamanan maritim internasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





