
Pantau - Indonesia dan Etiopia menegaskan komitmen memperkuat kemitraan strategis sebagai sesama negara global south melalui Pertemuan ke-2 Forum Konsultasi Bilateral Indonesia-Etiopia yang digelar di Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (7/5) itu dipimpin Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Santo Darmosumarto bersama Direktur Jenderal Timur Tengah, Asia, dan Pasifik Kementerian Luar Negeri Etiopia Dewano Kedir.
“Di tengah lanskap global yang kian kompleks, yang menuntut diplomasi tangguh dan kemitraan lebih luas, kemitraan dengan Etiopia sebagai pusat pertumbuhan dan gerbang masuk ke Afrika Timur menjadi sangat strategis,” kata Santo Darmosumarto dalam pernyataan Kemlu RI di Jakarta, Selasa.
Perdagangan Bilateral Naik 40 Persen
Selama 65 tahun hubungan diplomatik, Indonesia dan Etiopia disebut telah membangun hubungan persahabatan yang berkembang menjadi kemitraan berorientasi hasil.
Nilai perdagangan bilateral kedua negara pada 2025 mencapai 138,6 juta dolar AS atau sekitar Rp2,4 triliun, meningkat sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, lima perusahaan Indonesia saat ini telah beroperasi atau sedang dalam proses investasi di Etiopia.
Kedua negara juga sepakat menjadikan perdagangan dan investasi sebagai fokus utama kerja sama, termasuk menjajaki pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) dan Bilateral Investment Treaty (BIT) guna memperluas akses pasar.
Perkuat Kerja Sama Transportasi dan Pertanian
Indonesia dan Etiopia turut membahas penguatan konektivitas melalui perluasan implementasi Bilateral Air Service Agreement (BASA) bersama Ethiopian Airlines untuk mendukung aktivitas ekonomi dan hubungan antarmasyarakat.
Di sektor pertanian, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama pada komoditas prioritas seperti kelapa sawit, kopi, cengkeh, kedelai, dan gandum.
Kerja sama peningkatan kapasitas di bidang peternakan dan ketahanan pangan juga menjadi bagian pembahasan forum bilateral tersebut.
Sementara di bidang politik, kedua negara menekankan pentingnya peningkatan kunjungan tingkat tinggi dan penguatan dialog reguler melalui Forum Konsultasi Bilateral.
“Etiopia sangat menghargai hubungan persahabatan dengan Indonesia dan melihat Forum ini sebagai wadah untuk memperluas kerja sama di bidang prioritas,” ujar Dewano Kedir.
Pertemuan ditutup dengan penandatanganan agreed minutes sebagai panduan implementasi kerja sama bilateral pada berbagai sektor prioritas.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





