HOME  ⁄  Nasional

Dubes Rusia Sebut Kerja Sama Energi Indonesia dan Rusia Terus Berkembang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dubes Rusia Sebut Kerja Sama Energi Indonesia dan Rusia Terus Berkembang
Foto: (Sumber: Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov saat wawancara khusus dengan ANTARA di kediamannya di Jakarta, Senin (4/5/2026). ANTARA/Asri Mayang Sari..)

Pantau - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyebut kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia terus berkembang, mulai dari pembahasan energi nuklir hingga pasokan minyak dan gas untuk mendukung ketahanan energi nasional.

"Isu energi nuklir saat ini masih pada tahap persiapan karena Indonesia mengambil keputusan final untuk memasukkan energi nuklir ke dalam bauran energi nasional," kata Tolchenov dalam wawancara khusus di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan secara hukum Indonesia juga belum memberikan persetujuan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir atau PLTN maupun pengembangan teknologi terkait.

Rusia Siap Bangun PLTN di Indonesia

Tolchenov mengatakan pembahasan kerja sama energi nuklir tetap berjalan di tingkat pemerintah dan lembaga terkait seperti BRIN, Kementerian ESDM, PLN, serta Rosatom Rusia.

"Ketika Indonesia nantinya menyatakan akan mengembangkan energi nuklir, maka kami siap langsung memulai negosiasi praktis mengenai implementasi proyek tersebut," ungkapnya.

Menurut dia, Rusia siap membangun PLTN berskala besar maupun Small Modular Reactor atau SMR, baik di darat maupun terapung.

"Saya ingin menekankan bahwa Rusia hanya menyediakan kepada mitra asing teknologi yang juga kami gunakan di wilayah kami sendiri — teknologi yang berkualitas tinggi, sudah terbukti, sangat aman, dan tentu saja efisien," ujarnya.

Tolchenov menyebut Rusia saat ini memiliki 11 PLTN dengan hampir 40 unit reaktor nuklir yang mendukung energi rendah emisi di negaranya.

Pasokan Minyak dan Gas Jadi Fokus Kerja Sama

Selain energi nuklir, Rusia juga menyatakan kesiapan mendukung ketahanan energi Indonesia melalui pasokan minyak mentah dan gas alam.

"Kami sepakat Rusia dapat memasok minyak mentah ke Indonesia. Namun, rincian lebih lanjut seperti harga, waktu pengiriman, dan tujuan distribusi akan dibahas oleh kalangan bisnis karena penjualan migas di Rusia dilakukan oleh perusahaan negara maupun swasta," katanya.

Ia menegaskan Rusia merupakan pemasok energi yang bertanggung jawab dan siap memperluas kerja sama dengan Indonesia.

"Indonesia adalah sahabat kami, dan kami berniat untuk mengembangkan kerja sama seperti ini dengan negara-negara sahabat, termasuk Indonesia," ucapnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf