
Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas fotografer dan perluasan pasar produk fotografi Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan subsektor fotografi memiliki potensi besar menjadi unggulan dalam ekonomi kreatif nasional.
"Karena itu, kami akan terus mendukung ruang dan kegiatan kolaborasi yang mampu mengakomodasi komunitas, asosiasi, dan para fotografer agar dapat bergerak bersama membangun ekosistem yang lebih kuat dan berkelanjutan," kata Irene Umar di Jakarta, Senin.
Pemerintah Dorong Penguatan Kapasitas Fotografer
Irene menegaskan penguatan kapasitas fotografer dan perlindungan hak cipta menjadi hal penting di tengah perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurut dia, kolaborasi dan promosi juga perlu diperkuat untuk memperluas akses pasar produk fotografi Indonesia.
"Hal paling penting adalah bagaimana kita memperbesar pasar dan membuka akses yang lebih luas bagi fotografer Indonesia," ujarnya.
"Pemerintah ingin subsektor fotografi tidak hanya berkembang di dalam negeri, tetapi juga mampu tampil dan bersaing di tingkat internasional melalui kolaborasi, promosi, dan penguatan standar profesional," tambah Irene.
Indonesia Photography Summit Siap Digelar
Pendiri PT Benih Kreasi Indonesia Lucia Hartanto menilai Indonesia memiliki banyak talenta fotografi yang potensial.
"Yang dibutuhkan saat ini adalah sistem yang mampu membantu mereka bertumbuh, dikenal, terlindungi, dan memiliki akses terhadap peluang ekonomi yang lebih luas," kata Lucia.
Untuk mendukung pengembangan subsektor fotografi, Benih Kreasi Indonesia menggagas penyelenggaraan Indonesia Photography Summit.
Kegiatan tersebut akan mempertemukan pemerintah, kreator, komunitas, dan institusi dalam forum diskusi, lokakarya, pertemuan ahli, hingga bazar.
"Indonesia Photography Summit diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi untuk membangun ekosistem fotografi yang lebih sehat dan berkelanjutan," ujar Lucia.
- Penulis :
- Aditya Yohan





