HOME  ⁄  Geopolitik

China Uji Embrio Buatan di Stasiun Antariksa untuk Teliti Kehidupan Manusia di Luar Angkasa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

China Uji Embrio Buatan di Stasiun Antariksa untuk Teliti Kehidupan Manusia di Luar Angkasa
Foto: (Sumber: Arsip - Roket pembawa Long March-7 Y11 yang membawa wahana kargo Tianzhou-10 lepas landas dari Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang di Hainan, China (11/5/2026). (ANTARA/Xinhua/Yang Guanyu/aa).)

Pantau - China meluncurkan eksperimen pertama di dunia menggunakan model embrio buatan berbasis sel punca manusia di stasiun antariksa untuk meneliti keberlangsungan hidup manusia dalam jangka panjang di luar angkasa.

Eksperimen tersebut dilaporkan media pemerintah Xinhua pada Rabu (13/5) dengan mengutip Pusat Teknologi dan Rekayasa untuk Pemanfaatan Luar Angkasa Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Sampel embrio buatan dikirim menggunakan pesawat kargo Tianzhou-10 dan ditempatkan di modul eksperimen stasiun ruang angkasa Tiangong.

China Teliti Reproduksi Manusia di Luar Angkasa

Model embrio yang digunakan dalam eksperimen itu merupakan struktur berbasis sel punca yang menyerupai embrio alami manusia.

Pemimpin proyek eksperimen sains luar angkasa embrio buatan, Yu Leqian, mengatakan penelitian tersebut berjalan sesuai rencana.

“Eksperimen berjalan dengan sangat baik,” ungkap Yu Leqian.

Ia menjelaskan penelitian itu bertujuan mempelajari persoalan keberlangsungan hidup dan reproduksi manusia selama berada di luar angkasa dalam waktu lama.

“Ini bukan embrio manusia nyata dan tak memiliki kemampuan berkembang menjadi individu. Namun, model ini bisa dipakai untuk mempelajari perkembangan awal manusia,” ujarnya.

Sampel Akan Dikembalikan ke Bumi

Yu Leqian mengatakan eksperimen dilakukan selama lima hari sebelum sampel dibekukan dan dikembalikan ke Bumi.

Sampel tersebut nantinya akan dibandingkan dengan penelitian serupa yang dilakukan di laboratorium darat untuk melihat perbedaan perkembangan dalam kondisi gravitasi rendah.

Sebelumnya, Kantor Program Penerbangan Antariksa Berawak China mengumumkan peluncuran Tianzhou-10 menuju stasiun ruang angkasa orbital Tiangong pada Senin lalu.

Eksperimen ini menjadi bagian dari ambisi China memperluas penelitian manusia di luar angkasa dan mendukung misi jangka panjang di masa depan.

Penulis :
Ahmad Yusuf