
Pantau - Mahkamah Agung Federal Brasil memerintahkan penyelidikan terkait dugaan pengalihan dana parlemen untuk proyek budaya, termasuk film tentang mantan Presiden Jair Bolsonaro.
Perintah penyelidikan dikeluarkan hakim Flavio Dino setelah adanya pengaduan dari anggota parlemen Partai Sosialis Brasil, Tabata Amaral.
Dana Parlemen Diduga Dipakai untuk Film Bolsonaro
Amaral menuding dana publik yang dialokasikan melalui amendemen parlemen kemungkinan digunakan untuk kepentingan pemasaran elektoral dan produksi konten audiovisual terkait Bolsonaro.
Menurut laporan pengaduan, sejumlah anggota parlemen dari Partai Liberal Bolsonaro diduga mengalihkan dana sebesar 2,6 juta real Brasil atau sekitar 514 ribu dolar Amerika Serikat.
Kasus tersebut semakin menjadi sorotan setelah muncul laporan media terkait dugaan permintaan dana untuk produksi film panjang berjudul Dark Horse yang mengangkat kehidupan Bolsonaro.
Putra Bolsonaro Ikut Terseret
Laporan media menyebut Senator Flavio Bolsonaro, putra Jair Bolsonaro sekaligus kandidat presiden Brasil, meminta pendanaan sebesar 130 juta real Brasil kepada seorang bankir swasta yang kini dipenjara atas dugaan penipuan.
Dana tersebut disebut akan digunakan untuk mendanai produksi film tentang Bolsonaro.
“Otoritas Brasil sedang berupaya menentukan apakah dana anggaran publik memiliki keterkaitan ilegal dengan pembiayaan produksi film tersebut,” demikian laporan Xinhua.
Saat ini, proses penyelidikan masih bersifat rahasia sementara otoritas Brasil mengumpulkan berbagai bukti terkait dugaan penyalahgunaan dana publik tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan





