
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya masih belum yakin kesepakatan dengan Iran dapat segera tercapai di tengah negosiasi terkait program nuklir dan konflik kawasan yang masih berlangsung.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat ketegangan di Timur Tengah terus meningkat akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
“Saya tidak tahu. Jika mereka tidak melakukannya, mereka akan menghadapi situasi yang sangat buruk. Mereka punya kepentingan untuk mencapai kesepakatan,” kata Trump.
Menurut sejumlah laporan media, Trump diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa jam apakah akan melanjutkan serangan terhadap rezim Iran atau tidak.
Pembicaraan yang bertujuan mengakhiri konflik dan membahas program nuklir Iran disebut masih gagal mencapai kesepakatan.
Ketegangan Kawasan Meningkat Sejak Serangan Februari
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Serangan tersebut memicu balasan dari Teheran terhadap Israel dan sekutu Amerika Serikat di negara-negara Teluk.
Iran juga disebut melakukan penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan energi dunia.
Gencatan Senjata Belum Hasilkan Kesepakatan Jangka Panjang
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan.
Namun pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang antara pihak-pihak yang terlibat.
Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu sambil tetap memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar menuju atau keluar dari pelabuhan Iran melalui Selat Hormuz.
- Penulis :
- Gerry Eka





