HOME  ⁄  Geopolitik

Putin Sebut Hubungan Rusia dan China Capai Tingkat Tertinggi dalam Sejarah Kerja Sama Bilateral

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Putin Sebut Hubungan Rusia dan China Capai Tingkat Tertinggi dalam Sejarah Kerja Sama Bilateral
Foto: Arsip - Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, China, Jumat 4/2/2022 (sumber: Sputnik/Aleksey Druzhinin/Kremlin via REUTERS)

Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan hubungan Rusia dan China kini mencapai tingkat yang belum pernah tercapai sebelumnya menjelang kunjungannya ke Beijing atas undangan Presiden China Xi Jinping.

Putin menegaskan hubungan kedua negara tidak ditujukan untuk melawan pihak manapun dan dibangun atas dasar kesepahaman, rasa saling percaya, serta dukungan terhadap kepentingan inti bersama seperti kedaulatan negara dan kesatuan nasional.

"Persahabatan kami tidak diarahkan melawan siapapun," ungkap Putin dalam pernyataan video yang dirilis menjelang lawatannya ke China.

Kerja Sama Strategis Rusia dan China Terus Diperluas

Putin mengatakan Rusia dan China berkomitmen memperluas kerja sama di berbagai bidang mulai dari politik, ekonomi, pertahanan, hingga pertukaran kemanusiaan.

Ia menyebut hubungan kedua negara telah berkembang menjadi "hubungan strategis sejati dan kemitraan komprehensif" sejak penandatanganan Traktat Tetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan 25 tahun lalu.

"Keadaan istimewa ini tercermin dalam nuansa saling pemahaman dan percaya, sebuah komitmen untuk mewujudkan kerja sama yang saling menguntungkan dan adil, menjalankan dialog yang saling menghargai, dan mendukung satu sama lain dalam hal-hal terkait kepentingan inti masing-masing negara," ujar Putin.

Presiden Rusia itu juga menyebut Xi Jinping sebagai "teman lama" dan menilai pertemuan tingkat tinggi secara rutin penting dilakukan untuk memperdalam hubungan bilateral kedua negara.

Perdagangan Bilateral Tembus 200 Miliar Dolar AS

Putin menyambut peningkatan kerja sama ekonomi antara Rusia dan China yang disebutnya terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Putin, nilai perdagangan bilateral kedua negara telah melampaui 200 miliar dolar Amerika Serikat.

Ia mengatakan transaksi perdagangan antara Rusia dan China kini sepenuhnya menggunakan mata uang rubel dan yuan.

Putin juga mengapresiasi penerapan kebijakan bebas visa bersama antara Rusia dan China yang dinilai dapat mendorong sektor pariwisata, kunjungan bisnis, dan pertukaran masyarakat antarnegara.

Selain kerja sama ekonomi, Putin menegaskan Moskow sangat menghargai sejarah dan budaya China serta terus berupaya memperdalam hubungan budaya dan kemanusiaan dengan Beijing.

Penulis :
Shila Glorya