HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Ancam AS Bertindak Cepat Jika Iran Gagal Beri Jawaban Memuaskan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Ancam AS Bertindak Cepat Jika Iran Gagal Beri Jawaban Memuaskan
Foto: (Sumber : Arsip foo - Presiden AS Donald Trump berbicara kepada anggota pers sebelum menaiki Marine One di halaman selatan Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada 12 Mei 2026. ANTARA/Anadoli Agency/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Washington akan bertindak sangat cepat jika Iran gagal memberikan jawaban yang memuaskan dalam negosiasi terkait kesepakatan yang sedang berlangsung.

Trump Sebut AS Siap Bertindak Kapan Saja

“Benar-benar di ambang batas. Percayalah, jika kami tidak mendapatkan jawaban yang tepat, semuanya akan berjalan sangat cepat,” kata Trump kepada wartawan, Rabu.

Ia menegaskan Amerika Serikat membutuhkan jawaban yang dinilai sepenuhnya sesuai dalam proses negosiasi dengan Iran.

“Kami harus mendapatkan jawaban yang tepat. Itu harus berupa jawaban yang lengkap, 100% benar,” ujarnya.

Trump mengatakan dalam skenario terburuk, Amerika Serikat dapat mengambil tindakan hanya dalam hitungan hari.

Meski demikian, ia mengaku cukup terkesan dengan tim negosiasi Iran yang dinilai memiliki kemampuan berpikir baik.

“Kami berurusan dengan beberapa orang yang sangat baik. Kami berurusan dengan beberapa orang yang berbakat, dengan kemampuan berpikir yang baik, dan kami cukup terkesan dengan hal itu,” katanya.

“Mudah-mudahan orang-orang itu akan membuat kesepakatan yang akan menguntungkan semua orang,” imbuh Trump.

Serangan Sempat Ditunda karena Permintaan Negara Teluk

Sebelumnya pada Selasa, Trump mengatakan Amerika Serikat dapat melancarkan serangan baru terhadap Iran paling cepat pada 22 Mei atau awal pekan depan.

Namun, pada Senin, Trump menyebut serangan tersebut ditangguhkan setelah adanya permintaan dari Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Menurut Trump, negara-negara Timur Tengah itu meminta penundaan karena sedang berlangsung “negosiasi serius” yang dinilai berpotensi menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima Amerika Serikat.

Meski menunda serangan, Trump menegaskan Washington tetap siap melakukan operasi militer skala besar jika kesepakatan gagal tercapai.

Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Kemudian pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.

Perundingan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa hasil sehingga Trump memperpanjang masa gencatan senjata guna memberi waktu kepada Iran menyusun “proposal terpadu”.

Penulis :
Ahmad Yusuf