HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Gandeng Organisasi Internasional untuk Jaga Keamanan Selat Hormuz

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Iran Gandeng Organisasi Internasional untuk Jaga Keamanan Selat Hormuz
Foto: (Sumber : Arsip foto - Orang-orang sedang berolahraga dengan background sebuah kapal yang melewati Selat Hormuz. ANTARA/Anadolu Agency/pri..)

Pantau - Iran menggandeng organisasi internasional dan bekerja sama dengan Oman untuk membentuk mekanisme keamanan pelayaran di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan Teheran tengah berupaya memastikan jalur aman bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.

“Iran, bekerja sama dengan Oman dan berkoordinasi dengan organisasi internasional terkait, berupaya menciptakan mekanisme untuk memastikan keamanan berkelanjutan dan mencegah segala ancaman terhadap kepentingan nasional di Selat Hormuz,” ujar Baghaei seperti dikutip penyiar IRIB, Rabu (20/5).

Ia menambahkan Iran siap menyusun protokol pelayaran aman bersama negara-negara pesisir yang berbatasan langsung dengan Selat Hormuz.

Konflik Timur Tengah Picu Ketegangan di Selat Hormuz

Ketegangan di kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut disebut menyebabkan kerusakan dan korban sipil di Iran.

Teheran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Pada 7 April 2026, Washington dan Teheran sepakat melakukan gencatan senjata selama dua pekan.

Namun, perundingan lanjutan di Islamabad dilaporkan belum menghasilkan kesepakatan final.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian memperpanjang penghentian permusuhan untuk memberi waktu kepada Iran menyusun “proposal terpadu”.

Jalur Minyak Dunia Terdampak

Eskalasi konflik di sekitar Iran disebut memicu blokade de facto di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia menuju pasar global.

Situasi tersebut berdampak terhadap aktivitas ekspor dan produksi minyak dunia.

Akibat hambatan distribusi energi itu, sejumlah negara mengalami kenaikan harga bahan bakar dan produk industri.

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran strategis dunia karena menjadi titik vital distribusi energi global.

Penulis :
Ahmad Yusuf