
Pantau - Kerangka kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran disebut telah mencapai 95 persen meski kedua negara masih membahas redaksi terkait Selat Hormuz dan persediaan nuklir Teheran.
Laporan tersebut disampaikan media Amerika Serikat, Fox News, pada Minggu (24/5) dengan mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.
Pejabat itu menyebut Iran telah menyetujui kerangka kesepakatan secara prinsip.
“Kami sudah mencapai 95 persen. Kami memiliki kesepakatan mengenai persediaan nuklir dan Selat Hormuz, tetapi masih menegosiasikan redaksinya,” ujar pejabat tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya juga mengatakan kesepakatan dengan Iran pada dasarnya telah disetujui dan hanya menyisakan pembahasan detail akhir sebelum diumumkan.
Konflik AS dan Iran Sempat Memanas
Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran pada 28 Februari.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 orang.
Amerika Serikat dan Iran kemudian mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April.
Namun, perundingan lanjutan di Islamabad disebut berakhir tanpa hasil pasti.
Meski belum ada pengumuman resmi terkait dimulainya kembali konflik terbuka, Amerika Serikat diketahui memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Negosiasi Selat Hormuz Jadi Sorotan
Selat Hormuz menjadi salah satu poin penting dalam negosiasi antara kedua negara karena jalur tersebut merupakan rute utama perdagangan minyak dunia.
Laporan Fox News menyebut pembahasan terkait Selat Hormuz dan persediaan nuklir Iran masih menjadi bagian yang dinegosiasikan secara detail.
Sebelumnya, sejumlah media internasional melaporkan Amerika Serikat dan Iran menunjukkan kemajuan dalam pembicaraan damai untuk mengakhiri konflik yang memanas dalam beberapa bulan terakhir.
- Penulis :
- Aditya Yohan





