HOME  ⁄  Geopolitik

Marco Rubio Sebut AS Masih Menilai Peluang Kemajuan Perundingan dengan Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Marco Rubio Sebut AS Masih Menilai Peluang Kemajuan Perundingan dengan Iran
Foto: (Sumber : Ilustrasi Amerika Serikat dan Iran. /ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan pemerintah AS masih menilai peluang tercapainya kemajuan dalam perundingan dengan Iran terkait isu nuklir dan konflik kawasan Timur Tengah.

Rubio menyampaikan pernyataan tersebut dalam rapat kabinet di Washington pada Rabu (27/5/2026).

"Ada kesepakatan yang dapat dicapai, dan kami ingin itu terwujud. Saya pikir sudah ada beberapa kemajuan dan ketertarikan, dan kita akan melihat dalam beberapa jam dan beberapa hari ke depan apakah kemajuan dapat dicapai," kata Rubio.

Ia menegaskan Amerika Serikat tetap mengutamakan jalur diplomasi untuk menyelesaikan ketegangan dengan Iran.

Menurut Rubio, Presiden Donald Trump memang memiliki opsi militer jika kesepakatan gagal tercapai, namun Washington masih memberikan peluang besar bagi proses perundingan.

AS Pilih Jalur Diplomasi daripada Opsi Militer

Rubio mengatakan pemerintah AS lebih memilih penyelesaian melalui dialog dibandingkan eskalasi konflik bersenjata.

Ia menyebut Washington akan memberikan “setiap peluang agar pembicaraan berhasil” demi mencapai kesepakatan dengan Teheran.

Sebelumnya pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama ke wilayah Iran yang mengakibatkan lebih dari 3.000 korban jiwa.

Pada 7 April 2026, Washington dan Teheran kemudian mengumumkan gencatan senjata.

Namun, pembicaraan lanjutan yang digelar di Islamabad dilaporkan berakhir tanpa terobosan berarti.

Kesepakatan Sementara Nuklir Iran Masih Dibahas

Meski belum ada laporan mengenai dimulainya kembali konflik bersenjata, Amerika Serikat disebut tetap memberlakukan blokade terhadap pelabuhan dan perairan Iran.

Rubio sebelumnya juga menyebut Washington dan Teheran memiliki peluang mencapai kesepakatan sementara terkait isu nuklir Iran.

Laporan The Washington Post menyebut kesepakatan kerangka kerja Iran-AS mengatur Teheran untuk melepaskan persediaan uranium yang telah diperkaya.

Namun, seorang pejabat Iran menegaskan kesepakatan tersebut belum menjadi perjanjian nuklir final dan hanya bersifat sementara untuk menunda pembahasan lebih lanjut di masa mendatang.

Penulis :
Ahmad Yusuf