
Pantau - Amerika Serikat mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar militer di sejumlah fasilitas militer dan bandara di Israel dalam operasi yang disebut media lokal sebagai pengerahan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pengerahan tersebut dilakukan di luar keberadaan pasukan militer AS yang sebelumnya sudah ditempatkan di kawasan Timur Tengah dan diperkirakan akan dipertahankan setidaknya hingga akhir tahun 2026.
Lembaga penyiaran publik Israel, KAN, mengutip sumber keamanan Israel yang menyatakan pengerahan besar-besaran itu tetap berlangsung meski gencatan senjata dengan Iran mulai berlaku pada bulan sebelumnya.
Analisis citra satelit selama beberapa bulan terakhir menunjukkan jumlah jet tempur dan pesawat pengisi bahan bakar AS di Israel berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak dimulainya serangan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 hingga pekan lalu.
Jet Tempur dan Pesawat Pengisi Bahan Bakar Ditempatkan di Sejumlah Lokasi
Jet tempur F-22 dilaporkan ditempatkan di Pangkalan Udara Ovda.
Sementara itu, puluhan pesawat pengisi bahan bakar militer AS ditempatkan di Bandara Ben Gurion dan Bandara Ramon.
Media Israel melaporkan pesawat-pesawat tersebut tersebar di beberapa lokasi strategis dan diperkirakan belum akan ditarik dalam waktu dekat.
KAN mengutip sumber keamanan Israel yang menyatakan, "Pengerahan ini akan dipertahankan setidaknya hingga akhir tahun 2026."
Pengerahan besar-besaran tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap operasional penerbangan sipil dan kapasitas bandara di Israel.
Operasional Bandara dan Harga Tiket Terdampak
Sebelumnya, media Israel Channel 12 melaporkan keberadaan pesawat pengisi bahan bakar AS telah mempengaruhi operasional bandara dan harga tiket pesawat di Israel.
Kepala Otoritas Penerbangan Sipil Israel, Shmuel Zakai, memperingatkan bahwa Bandara Ben Gurion kini dioperasikan layaknya pangkalan militer.
"Bandara Ben Gurion kini dioperasikan seperti pangkalan militer, bukan bandara sipil," ungkap Shmuel Zakai.
Laporan media Israel juga memperingatkan pengerahan militer AS yang berlanjut dapat mempersulit musim perjalanan musim panas di Israel serta menghambat maskapai asing untuk menambah penerbangan ke negara tersebut.
- Penulis :
- Leon Weldrick





