
Pantau - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memangkas 21 persen posisi staf dalam anggaran tahun 2026 sebagai bagian dari langkah penghematan dan reformasi organisasi melalui program Inisiatif UN80 yang digagas Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Guterres menyampaikan pemangkasan tersebut dilakukan dengan upaya meminimalkan dampak terhadap pegawai dan merupakan kelanjutan dari langkah efisiensi yang telah dimulai sejak awal 2024.
"Secara khusus, kami telah melakukan pemangkasan 21 persen jabatan untuk tahun 2026 – sekaligus meminimalisir dampak terhadap staf, yang difasilitasi oleh langkah yang kami mulai pada awal 2024," kata Guterres dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, Kamis.
Reformasi Administrasi dan Struktur Organisasi
Selain memangkas jumlah posisi, PBB juga menggabungkan 11 tim menjadi satu platform administrasi umum yang melayani sekitar 6.000 personel di New York.
"Kami telah menggabungkan 11 tim ke dalam platform administrasi umum yang melayani 6.000 personel di New York – dengan lima lokasi tugas tambahan akan menyusul," ungkapnya.
Menurut Guterres, reformasi akan berlanjut pada anggaran 2027 dengan mengurangi lapisan hierarki dan jabatan senior, kemudian diperluas lagi pada anggaran 2028.
Inisiatif UN80 diluncurkan tahun lalu sebagai program audit operasional untuk merampingkan pengeluaran dan meningkatkan efisiensi kerja organisasi.
Dipicu Tekanan Anggaran dan Tantangan Global
Langkah reformasi tersebut berlangsung di tengah berkurangnya kontribusi anggaran Amerika Serikat terhadap PBB serta evaluasi ulang pendanaan sejumlah program oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.
UN80 dirancang untuk menjadikan PBB lebih gesit, hemat biaya, dan terintegrasi dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks di tengah ketegangan geopolitik dan keterbatasan sumber daya.
Program reformasi itu juga bertujuan memperkuat kinerja PBB dalam bidang perdamaian dan keamanan, pembangunan berkelanjutan, hak asasi manusia, serta menciptakan sistem yang lebih efektif dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dunia dan lingkungan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





