HOME  ⁄  Geopolitik

Perunding AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal Gencatan Senjata 60 Hari, Tunggu Persetujuan Trump

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Perunding AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal Gencatan Senjata 60 Hari, Tunggu Persetujuan Trump
Foto: (Sumber : Jalanan saat kehidupan sehari-hari berlanjut di tengah gencatan senjata yang rapuh di Teheran, Iran (12/5/2026). (ANTARA/Anadolu Agency).)

Pantau - Tim perunding Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan awal untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari, termasuk menyusun kerangka perundingan program nuklir Iran, meski Presiden AS Donald Trump belum memberikan persetujuan akhir terhadap nota kesepahaman tersebut.

Kesepakatan awal itu dicapai dalam perundingan yang berlangsung hingga Kamis (28/5), sebagaimana diungkap sejumlah sumber dari pihak Amerika Serikat kepada Anadolu.

Sumber tersebut menyebut sebagian besar syarat dalam kesepakatan telah dirampungkan oleh kedua pihak, namun keputusan akhir masih menunggu pertimbangan Presiden Trump.

Trump Minta Waktu Pertimbangkan Kesepakatan

Laporan Axios menyebutkan perundingan yang lebih luas terkait tuntutan Amerika Serikat terhadap program nuklir Iran masih memerlukan pembahasan lanjutan.

Menurut pejabat Amerika yang dikutip media tersebut, pihak Iran telah menyampaikan bahwa mereka memperoleh persetujuan yang diperlukan dan siap menandatangani kesepakatan.

Namun hingga saat ini, pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait klaim tersebut.

“Presiden menyampaikan kepada para mediator bahwa ia perlu beberapa hari untuk memikirkannya,” ungkap seorang pejabat AS.

Dalam nota kesepahaman yang diusulkan, pelayaran komersial melalui Selat Hormuz akan tetap berlangsung tanpa hambatan selama masa gencatan senjata.

Iran juga diwajibkan membersihkan seluruh ranjau di jalur strategis tersebut dalam waktu 30 hari serta tidak memberlakukan pungutan maupun mengganggu kapal yang melintas.

Bahas Nuklir dan Pelonggaran Sanksi

Kesepakatan tersebut juga mencakup komitmen Iran untuk tidak mengejar senjata nuklir dan memprioritaskan perundingan terkait stok uranium yang diperkaya tingkat tinggi serta aktivitas pengayaan selama periode 60 hari.

Sebagai imbalan, Amerika Serikat bersedia membahas pelonggaran sanksi dan pencairan dana Iran yang selama ini dibekukan.

Laporan itu juga menyebut blokade laut Amerika Serikat akan dicabut secara bertahap seiring pulihnya aktivitas pelayaran komersial di kawasan.

Selain itu, nota kesepahaman akan memuat mekanisme yang mempermudah pengiriman barang dan bantuan kemanusiaan ke Iran selama masa gencatan senjata berlangsung.

Penulis :
Aditya Yohan