
Pantau - Sebuah pesawat United Airlines tujuan Palma de Mallorca, Spanyol, terpaksa putar balik ke Bandara Internasional Newark Liberty, Amerika Serikat, setelah sinyal Bluetooth milik seorang penumpang dengan nama bernada ancaman memicu peringatan keamanan di dalam penerbangan.
Nama Perangkat Bluetooth Picu Pemeriksaan Keamanan
Pesawat Boeing 767 tersebut lepas landas dari Newark pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 18.00 waktu setempat menuju Spanyol.
Namun, setelah hampir tiga jam berada di udara, pesawat berbalik arah dan mendarat kembali di Newark pada pukul 20.50 waktu setempat.
Menurut laporan media lokal, awak kabin berulang kali meminta seluruh penumpang mematikan perangkat yang memiliki koneksi Bluetooth karena terdeteksi dua perangkat masih aktif.
Petugas keamanan kemudian menemukan sebuah perangkat Bluetooth yang menggunakan nama "BOMB", yang dinilai sebagai ancaman keamanan penerbangan.
Setelah berkonsultasi dengan pusat operasi maskapai di Chicago, awak pesawat memutuskan kembali ke Newark sebagai langkah pencegahan.
Penerbangan tersebut membawa 190 penumpang dan 12 awak pesawat.
Penumpang Jalani Pemeriksaan Ulang
Setelah mendarat, seluruh penumpang dievakuasi dari pesawat dengan hanya membawa paspor dan telepon seluler mereka.
Penumpang kemudian menjalani pemeriksaan ulang oleh Transportation Security Administration (TSA) dan Customs and Border Protection (CBP) Amerika Serikat.
Mereka selanjutnya diberangkatkan menggunakan pesawat pengganti yang dioperasikan oleh awak baru.
United Airlines tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi insiden keamanan terbaru yang melibatkan penerbangan United Airlines dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya pada Mei 2026, sebuah nama hotspot Wi-Fi milik penumpang juga memicu peringatan dari pilot United Airlines yang mengancam akan melibatkan Federal Bureau of Investigation (FBI) apabila nama tersebut tidak segera diubah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





