HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Siapkan Revisi MoU dengan AS Setelah Terima Respons Terbaru dari Washington

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Siapkan Revisi MoU dengan AS Setelah Terima Respons Terbaru dari Washington
Foto: (Sumber : Presiden AS Donald Trump berjalan menuju halaman selatan Gedung Putih di Washington, DC, Amerika Serikat, Jumat (1/5/2026). ANTARA/Xinhua/Li Yuanqin/aa..)

Pantau - Iran akan merevisi draf nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) potensial dengan Amerika Serikat setelah menerima respons terbaru dari Washington terkait upaya penyelesaian konflik yang melibatkan kedua negara.

Langkah tersebut dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, pada Minggu (31/5/2026), mengutip sumber yang mengetahui proses negosiasi tersebut.

Menurut sumber itu, Teheran akan melakukan perubahan terhadap draf kesepakatan dan belum ada keputusan final mengenai isi MoU yang sedang dibahas.

Iran Belum Menyetujui Perubahan dari AS

Sumber yang dikutip Tasnim menegaskan bahwa Iran hanya akan menerima draf yang sesuai dengan persetujuannya.

Perubahan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap dokumen tersebut tidak otomatis berarti Teheran menerima seluruh usulan yang diajukan Washington.

Sebelumnya, media Amerika Serikat melaporkan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengubah sejumlah elemen dalam draf perjanjian dan mengirimkan versi revisi kepada Iran.

Laporan tersebut menyebut Trump memiliki kekhawatiran terhadap beberapa poin dalam rancangan kesepakatan, termasuk terkait pelepasan aset Iran yang dibekukan.

Pemerintah AS juga disebut menginginkan persyaratan yang lebih ketat, terutama mengenai material nuklir yang dimiliki Iran.

Upaya Akhiri Konflik Melalui Mediasi Pakistan

Iran dan Amerika Serikat saat ini dilaporkan tengah berupaya menyelesaikan MoU yang bertujuan mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari 2026 setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Kedua pihak mencapai gencatan senjata sementara pada 8 April 2026 sebagai langkah awal meredakan ketegangan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran dan Amerika Serikat terus bertukar sejumlah proposal yang memuat syarat-syarat penyelesaian konflik melalui mediasi Pakistan.

Proses negosiasi masih berlangsung dan kedua negara belum mengumumkan kesepakatan akhir terkait isi MoU tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan