HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Yakin Kesepakatan AS-Iran Bisa Tercapai Pekan Depan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Yakin Kesepakatan AS-Iran Bisa Tercapai Pekan Depan
Foto: (Sumber : Presiden AS Donald Trump berjalan menuju halaman selatan Gedung Putih di Washington, DC, Amerika Serikat, Jumat (1/5/2026). ANTARA/Xinhua/Li Yuanqin/aa..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran berpeluang tercapai pada pekan depan di tengah berlanjutnya komunikasi dan pertukaran pesan antara kedua negara.

Trump Sebut Peluang Kesepakatan Semakin Dekat

Saat diwawancarai ABC News, Trump menyampaikan keyakinannya mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Teheran dalam waktu dekat.

“Saya rasa Anda berbicara soal pekan depan,” kata Trump saat menanggapi prospek tercapainya kesepakatan dengan Iran.

Trump menilai kesepakatan diplomatik yang sedang diupayakan berpotensi memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan kemenangan melalui jalur militer.

“Ini bukan hal yang mudah... Anda berbicara tentang negara yang sangat besar - mereka - negara yang sangat besar yang membuat kesepakatan. Sungguh, permusuhan yang luar biasa,” ungkapnya.

Menurut Trump, proses negosiasi masih menghadapi tantangan besar mengingat panjangnya sejarah ketegangan antara Washington dan Teheran.

Iran Sebut Komunikasi Masih Berlangsung

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat masih terus berlangsung melalui pertukaran pesan.

“Pembahasan dan pertukaran pesan masih terus berlangsung. Sampai hasil yang jelas tercapai, tidak mungkin membuat penilaian apa pun. Semua yang sedang dikatakan saat ini hanyalah spekulasi dan tidak seharusnya dianggap serius,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi melalui kanal Telegram pada Ahad (31/5).

Di Washington, Trump sebelumnya menggelar pengarahan intelijen dan menyatakan akan mengambil keputusan final terkait isu Iran.

Namun sejumlah media Amerika Serikat melaporkan bahwa hingga kini belum ada kesepakatan akhir yang dicapai kedua pihak.

Proposal Baru Disebut Diajukan ke Teheran

Laporan The New York Times menyebut Trump telah mengajukan persyaratan yang lebih ketat dalam proposal terbaru untuk mengakhiri konflik dengan Iran.

Proposal baru tersebut dilaporkan telah disampaikan kepada Teheran sebagai bagian dari upaya mencapai kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak.

Meski demikian, baik Washington maupun Teheran belum mengumumkan rincian resmi mengenai isi kesepakatan yang sedang dibahas.

Perkembangan negosiasi AS-Iran terus menjadi perhatian dunia karena berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan ekonomi di kawasan Timur Tengah.

Penulis :
Aditya Yohan