
Pantau - Belanda memulai latihan angkatan darat terbesar pada 2026 dengan melibatkan sekitar 7.000 personel militer untuk menguji kesiapan pengerahan pasukan jangka panjang dalam operasi berskala besar di dalam dan luar negeri.
Kementerian Pertahanan Belanda pada Senin (1/6/2026) menyatakan latihan bertajuk Fighter Lion tersebut akan melibatkan pergerakan ratusan kendaraan militer, kendaraan lapis baja, serta kereta pengangkut peralatan menuju sejumlah area latihan di Belanda bagian utara dan wilayah utara Jerman.
"Konvoi militer, kendaraan lapis baja berantai, dan kereta yang mengangkut peralatan. Angkatan darat telah memulai latihan terbesar mereka pada 2026," ungkap Kementerian Pertahanan Belanda.
Uji Kesiapan Pengerahan Jangka Panjang
Kementerian menjelaskan tujuan utama latihan Fighter Lion adalah menguji kemampuan angkatan darat dalam menghadapi pengerahan militer berkepanjangan.
Dalam skenario yang dijalankan, satuan militer diwajibkan siap melaksanakan misi dalam waktu 10 hari kerja setelah menerima perintah.
Kesiapan tersebut mencakup pengerahan personel, peralatan tempur, hingga dukungan logistik untuk operasi jangka panjang.
Konvoi Militer Lintasi Belanda dan Jerman
Ratusan kendaraan militer akan bergerak dari berbagai barak menuju lokasi latihan yang telah ditentukan.
Selain menggunakan jalur darat, peralatan berat juga akan dikirim melalui jaringan kereta api untuk mendukung mobilisasi pasukan.
Kementerian Pertahanan Belanda mengingatkan masyarakat bahwa kendaraan militer akan terlihat di sejumlah jalan raya utama, termasuk kawasan sekitar Amsterdam selama latihan berlangsung.
Latihan ini menjadi salah satu upaya Belanda meningkatkan kesiapan pertahanan di tengah dinamika keamanan regional dan internasional yang terus berkembang.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





