HOME  ⁄  Geopolitik

Trump dan Netanyahu Bahas Nota Kesepahaman AS-Iran di Tengah Proses Negosiasi Perdamaian

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump dan Netanyahu Bahas Nota Kesepahaman AS-Iran di Tengah Proses Negosiasi Perdamaian
Foto: (Sumber :Arsip foto - Presiden AS Donald Trump (kanan) menyambut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Amerika Serikat pada 29 Desember 2012. ANTARA/Amos Ben-Gershom (GPO)/Handout/Anadolu/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu membahas nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) yang sedang disusun antara Washington dan Teheran sebagai langkah awal menuju negosiasi dengan Iran.

Pembicaraan Soroti Isi Nota Kesepahaman

Kantor Netanyahu menyatakan Trump telah menghubungi pemimpin Israel pada Kamis untuk membahas perkembangan penyusunan MoU tersebut.

Dalam keterangannya disebutkan, “Presiden Trump berbicara malam ini dengan Perdana Menteri Netanyahu mengenai memorandum kesepahaman (MoU) yang sedang disusun dengan Iran untuk memulai negosiasi.”

Trump sebelumnya menyampaikan bahwa poin-poin akhir perjanjian perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran telah disepakati seluruh pihak terkait, termasuk Israel, dan berpotensi dirampungkan dalam beberapa hari ke depan.

Israel Apresiasi Komitmen AS

Pernyataan resmi kantor Netanyahu menegaskan Israel bukan bagian dari perjanjian tersebut, namun menyampaikan apresiasi atas komitmen Amerika Serikat terhadap sejumlah isu strategis.

Menurut pernyataan itu, Netanyahu menyambut baik jaminan Trump bahwa kesepakatan akhir akan mencakup “penghapusan material yang diperkaya, pembongkaran infrastruktur pengayaan nuklir, pembatasan produksi rudal, dan penghentian dukungan Iran terhadap proksi terorisnya di kawasan.”

Di sisi lain, laporan portal berita Axios menyebut pengumuman Trump mengenai kemajuan negosiasi dengan Iran sempat mengejutkan Netanyahu karena tidak menerima pemberitahuan sebelumnya.

Pembahasan mengenai MoU ini berlangsung di tengah upaya diplomatik untuk merampungkan kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang menjadi perhatian kawasan Timur Tengah dan komunitas internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti