
Pantau - Pakistan dan Qatar meningkatkan upaya mediasi untuk mendorong deeskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran setelah tidak ada laporan serangan baru dari kedua pihak selama dua malam berturut-turut.
Pakistan dan Qatar Intensifkan Upaya Mediasi
Berdasarkan pemantauan Anadolu, tidak ada ledakan maupun serangan udara Amerika Serikat yang dilaporkan terjadi di wilayah Iran hingga Minggu dini hari setelah hampir dua pekan operasi militer yang menyasar infrastruktur militer, sistem pengawasan pesisir, fasilitas rudal dan pesawat nirawak, aset angkatan laut, serta pusat logistik Iran.
Sumber pemerintah Pakistan mengatakan Islamabad dan Doha mengintensifkan pertukaran pesan antara Amerika Serikat dan Iran setelah kedua pihak menyampaikan tanggapan terhadap formula bersama yang diajukan mediator untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama beberapa bulan.
Pekan ini, Pakistan dan Qatar mengusulkan formula deeskalasi yang mendorong Washington dan Teheran kembali pada posisi sebelum 9 Juli sebagai langkah awal melanjutkan perundingan damai.
Seorang pejabat yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan usulan itu bertujuan membuka kembali negosiasi menuju penyelesaian permanen konflik.
Iran Tegaskan Respons Bergantung pada Langkah AS
Juru bicara militer Iran Amir Mohammad Akraminia mengatakan strategi Teheran didasarkan pada prinsip "penangkalan melalui pembalasan", sehingga respons militer Iran bergantung pada tindakan Amerika Serikat.
Ia mengungkapkan, "Dalam dua malam terakhir, Amerika menghentikan serangannya, sehingga operasi balasan Iran juga ikut berhenti."
Akraminia menegaskan penghentian operasi militer Iran merupakan respons atas dihentikannya serangan Amerika Serikat, bukan karena telah tercapai deeskalasi yang lebih luas.
Iran mengonfirmasi telah menerima proposal dari Pakistan dan Qatar serta sedang mempelajarinya, sembari menegaskan tetap berkomitmen pada jalur diplomasi meski konflik masih berlangsung.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman pada Juni setelah dimediasi Pakistan dan Qatar, namun Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata tersebut berakhir pada 8 Juli menyusul kembali meningkatnya eskalasi militer.
Menurut laporan Axios, pada Sabtu Trump memerintahkan militer Amerika Serikat untuk tidak melancarkan serangan baru terhadap Iran sehingga mengakhiri hampir dua pekan serangan harian.
- Penulis :
- Aditya Yohan





