HOME  ⁄  Geopolitik

Kuba Mengumumkan Reformasi Ekonomi dan Pasar untuk Menghadapi Dampak Sanksi Amerika Serikat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kuba Mengumumkan Reformasi Ekonomi dan Pasar untuk Menghadapi Dampak Sanksi Amerika Serikat
Foto: (Sumber :Arsip foto - Bendera Kuba saat persiapan diselesaikan untuk pawai Hari Buruh Internasional pada 30 April 2026, di Havana, Kuba. Kedutaan Besar AS di Havana telah mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan warga negara AS. ANTARA/Anadolu Agency/pri..)

Pantau - Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel mengumumkan serangkaian usulan reformasi ekonomi dan pasar yang bertujuan merestrukturisasi ekonomi nasional serta mendefinisikan kembali peran Kuba di pasar global di tengah tekanan sanksi ekonomi dan energi dari Amerika Serikat.

Pemerintah Kuba Dorong Desentralisasi dan Investasi Asing

Dalam konferensi pers di Havana, Díaz-Canel menyatakan kebijakan tersebut merupakan respons terhadap tekanan yang terus meningkat dari pemerintahan Amerika Serikat.

Ia mengungkapkan, “Saya percaya justru itulah yang perlu kita diskusikan: Bagaimana kita akan mengatasi tantangan-tantangan ini dan bagaimana kita sudah mengatasinya?”

Díaz-Canel juga mengatakan, “Amerika Serikat tidak dapat memaafkan fakta bahwa, setelah semua tekanan maksimum yang telah mereka berikan, revolusi masih ada dan negara ini terus berfungsi. Mereka sendiri tidak percaya pada narasi yang terus-menerus mereka ulangi tentang Kuba sebagai negara gagal.”

Dalam usulannya, pemerintah berencana memberikan kewenangan lebih besar kepada pemerintah kota, termasuk hak untuk melakukan impor dan ekspor serta mengelola pendapatan mata uang asing dan investasi langsung sesuai kebutuhan daerah.

Ia menyampaikan, “Pemerintah kota harus memiliki wewenang untuk mengimpor dan mengekspor dan tidak bergantung pada rencana pusat. Pemerintah kota harus mampu mengelola pendapatan mata uang asing dan mempromosikan serta mengawasi investasi asing langsung di wilayah mereka sesuai dengan kepentingan lokal.”

Reformasi tersebut juga mencakup pembukaan peluang investasi bagi warga Kuba yang tinggal di luar negeri dan upaya mempercepat proses persetujuan investasi asing.

Díaz-Canel mengatakan, “Mendorong investasi asing langsung memerlukan pemberian hak penggunaan lahan, penghapusan hambatan, peningkatan penggunaan rekening bank, pengurangan jangka waktu persetujuan, dan memastikan respons yang lebih cepat di seluruh proses investasi.”

Fokus pada Ketahanan Pangan dan Energi Terbarukan

Selain reformasi ekonomi, pemerintah Kuba menargetkan peningkatan kedaulatan pangan melalui penguatan pasar pertanian lokal dan perluasan akses terhadap mata uang asing.

Untuk mengatasi tantangan energi, pemerintah juga mendorong penggunaan sumber energi terbarukan dan menarik lebih banyak perusahaan asing yang dapat menyediakan sistem fotovoltaik di pasar domestik.

Díaz-Canel mengungkapkan, “Kami terus mempromosikan penggunaan sumber energi terbarukan di setiap wilayah dan setiap sektor. Kami berupaya menarik sebanyak mungkin perusahaan asing yang dapat menawarkan sistem fotovoltaik di pasar domestik kepada lembaga negara, masyarakat, dan bisnis non-negara.”

Ia menambahkan, “Kami ingin memperbanyak peluang yang tersedia bagi kami sehingga kami semakin tidak bergantung pada pembangkit listrik berbasis bahan bakar, terutama bahan bakar fosil.”

Penulis :
Ahmad Yusuf