
Pantau - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) yang dimediasi Pakistan antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang kini berada pada tahap yang “belum pernah sedekat ini” menuju finalisasi.
Iran Minta Media Tidak Berspekulasi
Araghchi menyampaikan pernyataan tersebut melalui unggahan di platform media sosial X pada Jumat (12/6) dan meminta media menahan diri dari spekulasi mengenai isi dokumen sebelum proses penyelesaian selesai.
Ia menuliskan, “Nota Kesepahaman Islamabad belum pernah sedekat ini. Sembari menunggu finalisasinya, media sebaiknya tidak berspekulasi mengenai isinya.”
Araghchi juga menegaskan, “Semua detail akan dibagikan kepada publik pada waktunya.”
Proses Finalisasi Masih Berlangsung
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengatakan negaranya “baru saja mencapai kesepakatan besar untuk mengakhiri perang dengan Iran” dan berharap perjanjian tersebut dapat ditandatangani dalam beberapa hari ke depan.
Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyampaikan bahwa meskipun sebagian besar teks MoU telah difinalisasi, sikap Washington yang dinilainya kontradiktif beberapa kali mengganggu jalannya diplomasi.
Baghaei menyatakan otoritas Iran masih menelaah isi nota kesepahaman tersebut secara rinci sebelum mengumumkan hasilnya secara resmi kepada publik.
- Penulis :
- Aditya Yohan









