
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan penandatanganan kesepakatan untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026, dengan perkembangan terbaru menunjukkan kedua pihak diklaim telah mencapai tahap akhir menuju kesepakatan damai.
Penandatanganan Diklaim Memasuki Tahap Akhir
Trump menyampaikan melalui platform Truth Social pada Sabtu, 13 Juni, bahwa, “Kesepakatan tersebut dijadwalkan akan ditandatangani besok.” Ia juga menyatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali setelah kesepakatan tersebut ditandatangani. Trump mengungkapkan, “Faktanya, mereka tidak lagi menginginkan senjata nuklir, dan mereka juga tidak akan memilikinya, baik melalui pembelian, pengembangan, maupun cara perolehan lainnya.”
Menurut Trump, hubungan antara Amerika Serikat dan Iran kini jauh berbeda dan lebih baik dibandingkan pada masa pemerintahan Amerika Serikat sebelumnya. Ia turut mengatakan bahwa Amerika Serikat akan masuk dan mengambil debu nuklir pada waktu yang dianggap tepat dan ketika situasi telah benar-benar tenang. Trump menegaskan, “Berbeda dengan pembayaran ratusan miliar dolar yang diberikan kepada mereka pada masa Obama, termasuk 1,7 miliar dolar dalam bentuk uang tunai, tidak akan ada uang yang berpindah tangan.”
Pakistan dan Iran Sampaikan Perkembangan Perundingan
Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan bahwa upacara penandatanganan kesepakatan dijadwalkan berlangsung pada Minggu. Melalui platform X, kementerian tersebut menyampaikan, “Mereka menyambut baik perundingan AS-Iran yang telah memasuki tahap akhir, dengan upacara penandatanganan elektronik dijadwalkan berlangsung besok.” Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengumumkan bahwa naskah final kesepakatan damai telah disepakati.
Sebelumnya pada Jumat, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, “Teheran dan Washington belum pernah sedekat ini dalam mencapai sebuah nota kesepahaman.” Araghchi menegaskan bahwa Teheran tetap bersikeras satu-satunya cara yang dapat diterima untuk menangani persediaan uranium yang diperkaya tingkat tinggi milik Iran adalah dengan memprosesnya di wilayah Iran sendiri.
- Penulis :
- Gerry Eka





