HOME  ⁄  Geopolitik

Israel Kembali Serang Pinggiran Selatan Beirut Meski Gencatan Senjata Masih Berlaku

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Israel Kembali Serang Pinggiran Selatan Beirut Meski Gencatan Senjata Masih Berlaku
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Serangan Israel di Beirut ibukota Lebanon)

PANTAU - Militer Israel kembali melancarkan serangan udara ke kawasan pinggiran selatan Beirut, ibu kota Lebanon, pada Minggu, meskipun gencatan senjata antara kedua pihak masih berlaku, dengan sasaran yang diklaim terkait dengan kelompok Hizbullah.

Serangan Udara Picu Ledakan di Kawasan Dahiyeh

Menurut laporan koresponden Anadolu, pesawat tempur Israel membombardir kawasan Dahiyeh tanpa memberikan peringatan sebelumnya.

Dua ledakan terdengar di wilayah tersebut dan kepulan asap terlihat membumbung dari lokasi yang menjadi sasaran serangan udara.

Dalam pernyataan resminya, militer Israel mengklaim bahwa operasi tersebut menyasar sebuah lokasi yang disebut terkait dengan Hizbullah di kawasan Dahiyeh.

Serangan pada Minggu itu dilakukan hanya beberapa jam setelah Kepala Otoritas Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir menyerukan serangan udara terhadap kawasan tersebut.

Kepala Otoritas Keuangan Israel Bezalel Smotrich juga menyampaikan seruan serupa.

Serangan Terjadi di Tengah Gencatan Senjata

Seruan untuk melancarkan serangan muncul setelah dua pesawat nirawak Hizbullah menyerang wilayah utara Israel.

Ajakan tersebut tetap disampaikan meskipun gencatan senjata yang mulai berlaku sejak 17 April masih berjalan.

Militer Israel disebut terus melanjutkan serangan bom di Lebanon sejak 2 Maret dan masih menduduki sejumlah wilayah di bagian selatan negara tersebut.

Berdasarkan data otoritas Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menyebabkan lebih dari 3.700 orang tewas dan hampir 11.500 orang mengalami luka-luka.

Konflik tersebut juga dilaporkan memaksa lebih dari 1,5 juta warga meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi.

Penulis :
Gerry Eka