
Pantau - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyatakan kesepakatan damai antara Washington dan Teheran memuat jaminan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki maupun mengupayakan kepemilikan senjata nuklir.
Kesepakatan Damai Memuat Larangan Senjata Nuklir
JD Vance mengatakan isi kesepakatan memastikan Iran tidak hanya dilarang memiliki senjata nuklir, tetapi juga tidak boleh berupaya memperoleh atau membelinya.
“Hal itu berarti Iran tak akan pernah memiliki senjata nuklir dan tidak berkeinginan bersenjata nuklir, serta mencoba pengadaan atau membelinya pun tak akan boleh. Hal ini tercantum dalam kesepakatan damai,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat akan melakukan pengawasan terhadap kepatuhan Iran terhadap isi kesepakatan tersebut.
Amerika Serikat Siapkan Mekanisme Verifikasi
Vance menyebut terdapat mekanisme verifikasi untuk memastikan Iran memenuhi seluruh kewajibannya dalam implementasi kesepakatan damai.
“Ada pendekatan di mana kita akan memverifikasinya dan di mana ada keuntungan konkret bagi Iran jika mereka memenuhi kewajiban mereka,” ujarnya.
Meski tidak merinci manfaat yang akan diterima Teheran, Vance menilai kepatuhan Iran terhadap perjanjian itu berpotensi membawa transformasi besar bagi Timur Tengah dalam 50 tahun ke depan dan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif di kawasan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





