
Pantau - Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional Kazem Gharibabadi menyatakan bahwa Iran dan Amerika Serikat telah menyepakati langkah-langkah menuju gencatan senjata dan perdamaian, termasuk rencana penandatanganan draf final nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Swiss pada 19 Juni.
Rencana Gencatan Senjata dan Pengakhiran Operasi Militer
Gharibabadi mengatakan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap Iran akan dicabut mulai malam hari.
Ia juga menyatakan bahwa akan diumumkan pengakhiran perang dan operasi militer secara segera dan permanen di seluruh front.
Menurut keterangannya, pengakhiran operasi militer tersebut mencakup wilayah Lebanon.
Informasi mengenai pernyataan tersebut dikutip oleh kantor berita semiresmi Iran, Tasnim News Agency.
Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB TV, juga mengutip pernyataan Gharibabadi terkait perkembangan tersebut.
Negosiasi Nuklir dan Pembukaan Selat Hormuz
Tasnim News Agency turut mengutip sebuah sumber yang menyatakan bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali setelah upacara penandatanganan di Swiss.
Menurut laporan yang dikutip media Iran, Iran akan memasuki periode negosiasi selama 60 hari dengan Amerika Serikat mengenai program nuklirnya.
Negosiasi tersebut juga disebut mencakup pembahasan mengenai pencabutan sanksi terhadap Iran.
Gharibabadi mengungkapkan bahwa pelaksanaan negosiasi dan pencabutan sanksi bergantung pada pemenuhan komitmen awal oleh Amerika Serikat.
Ia menyatakan, "Pelaksanaan negosiasi dan pencabutan sanksi bergantung pada pemenuhan komitmen awal oleh Amerika Serikat."
Menurut keterangan yang disampaikan, komitmen awal tersebut akan diverifikasi oleh pemerintah Iran sebelum upacara penandatanganan yang dijadwalkan berlangsung di Swiss.
- Penulis :
- Arian Mesa





