billboard mobile
HOME  ⁄  Geopolitik

Politisi Demokrat Desak Pemerintahan Trump Transparan soal Proyek Golden Dome

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Politisi Demokrat Desak Pemerintahan Trump Transparan soal Proyek Golden Dome
Foto: (Sumber :Ilustrasi Trump dan Golden Dome. /ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Sejumlah anggota parlemen dari Partai Demokrat mendesak pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan penjelasan rinci terkait proyek sistem pertahanan rudal Golden Dome, termasuk misi, kemampuan, biaya, dan dampak strategisnya, di tengah pembahasan anggaran pertahanan tahun fiskal 2027.

Legislator Pertanyakan Biaya dan Tujuan Sistem

Kelompok legislator yang dipimpin Senator Edward Markey dan Jeff Merkley serta anggota DPR John Garamendi dan Don Beyer mengirim surat kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk meminta transparansi mengenai proyek tersebut.

Permintaan itu muncul saat Kongres membahas usulan anggaran pertahanan Presiden Trump senilai 1,5 triliun dolar AS untuk tahun fiskal 2027.

Para legislator mengutip perkiraan terbaru dari Congressional Budget Office (CBO) yang menyebut biaya pembangunan Golden Dome dapat mencapai 1,2 triliun dolar AS.

Mereka menilai kemampuan sistem yang dihasilkan berpotensi tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Dalam surat tersebut mereka menuliskan, "Ini tidak dapat diterima. Sebelum menghabiskan satu dolar pun lagi dari uang pembayar pajak untuk Golden Dome, Departemen Pertahanan harus membagikan rencana dan tujuan sistem tersebut."

Menurut para legislator, tidak ada alasan yang memadai untuk merahasiakan misi utama maupun jumlah rudal pencegat yang akan digunakan dalam sistem pertahanan itu.

Minta Penjelasan Dampak terhadap China dan Rusia

Surat tersebut juga meminta Pentagon menjelaskan jumlah rudal yang dirancang untuk dicegat oleh Golden Dome serta rincian penggunaan anggaran sebesar 185 miliar dolar AS yang telah diusulkan pemerintah.

Selain itu, para anggota parlemen meminta proyeksi total biaya proyek selama 20 tahun ke depan dan kemungkinan pembangunan lokasi ketiga sistem pencegat rudal di Pantai Timur Amerika Serikat.

Mereka juga mempertanyakan bagaimana pemerintah memperkirakan respons negara-negara pesaing seperti China dan Rusia terhadap penempatan Golden Dome.

Para legislator meminta penjelasan apakah sistem tersebut berpotensi mempersulit upaya pengendalian senjata secara lebih luas di masa mendatang.

Surat itu turut ditandatangani Senator Chris Van Hollen, Elizabeth Warren, Bernie Sanders, Chris Murphy, serta anggota DPR Jim McGovern dan Bill Foster.

Kelompok legislator tersebut meminta Pentagon memberikan tanggapan resmi paling lambat pada 30 Juni 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Aditya Yohan
Kemenkeu 2026