
Pantau - Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menandatangani Nota Kesepahaman Islamabad (Islamabad MoU) pada Kamis, 18 Juni 2026, setelah lebih dahulu disepakati dan ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebagai langkah resmi untuk mengakhiri perang antara kedua negara.
Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa MoU Islamabad mulai berlaku efektif segera setelah penandatanganan yang dilakukan Pakistan dalam kapasitasnya sebagai mediator utama proses perdamaian.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X, Sharif mengungkapkan, "Nota kesepahaman tersebut telah ditandatangani secara elektronik oleh presiden kedua negara."
Berdasarkan pernyataan Kantor Perdana Menteri Pakistan, dokumen tersebut kemudian disahkan oleh Pakistan sesuai perannya sebagai mediator dalam proses perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
Pakistan Jadi Mediator Utama Perdamaian
Pakistan memainkan peran sentral dalam upaya penghentian konflik yang berlangsung sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026.
Sebelumnya, Pakistan berhasil memfasilitasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada 8 April 2026.
Pakistan juga menjadi tuan rumah perundingan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran pada 12–13 April 2026 di Islamabad.
Pertemuan tersebut menjadi kontak tingkat tinggi pertama antara Amerika Serikat dan Iran sejak kedua negara memutuskan hubungan diplomatik pada 1979.
Donald Trump dan Masoud Pezeshkian lebih dahulu menandatangani memorandum tersebut secara elektronik pada Rabu malam, 17 Juni 2026.
Shehbaz Sharif kemudian menandatangani dokumen itu pada Kamis sebagai bagian dari mekanisme yang disepakati dalam proses mediasi.
Pembukaan Selat Hormuz dan Pengakhiran Blokade
Berdasarkan ketentuan dalam MoU Islamabad, Iran akan segera membuka kembali Selat Hormuz yang sebelumnya ditutup setelah perang pecah.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi perdagangan global karena menjadi lintasan utama energi dan perdagangan internasional.
Sebagai bagian dari kesepakatan yang sama, Amerika Serikat akan mencabut blokade angkatan laut yang sebelumnya diberlakukan terhadap Iran.
Amerika Serikat diketahui memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran pada 13 April 2026.
Akibat blokade tersebut, lalu lintas kapal dagang melalui jalur perairan vital di kawasan itu menjadi sangat sulit dilakukan.
Penandatanganan MoU Islamabad menandai langkah resmi untuk mengakhiri konflik, membuka kembali jalur perdagangan penting, serta mengurangi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
- Penulis :
- Leon Weldrick








