billboard mobile
HOME  ⁄  Geopolitik

Putin Sebut Rusia dan ASEAN Sepakat Dukung Tatanan Dunia yang Adil

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Putin Sebut Rusia dan ASEAN Sepakat Dukung Tatanan Dunia yang Adil
Foto: (Sumber :Presiden Rusia Vladimir Putin. ANTARA/Xinhua/Hao Jianwei/am..)

Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Rusia dan negara-negara ASEAN memiliki kesamaan pandangan dalam mendukung pembentukan sistem tatanan dunia yang adil, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Putin Soroti Kesamaan Nilai Rusia dan ASEAN

Pernyataan tersebut disampaikan Putin saat resepsi untuk menghormati peserta KTT ASEAN-Rusia yang berlangsung di Kazan, Rusia, pada Rabu (17/6/2026).

" Kami (Rusia dan negara-negara ASEAN) bersama-sama mendukung pembentukan sistem tatanan dunia yang adil, mempertahankan prinsip-prinsip kesetaraan kedaulatan negara, dan tidak melakukan campur tangan dalam urusan internal," ungkap Putin.

Menurut Putin, Rusia dan negara-negara ASEAN juga memiliki kesamaan nilai moral dalam menjalankan pembangunan nasional masing-masing.

"Semua negara kita mengikuti model pembangunan mereka sendiri dan tidak memaksakan pandangannya kepada siapa pun. Dan ini, tentu saja, menjadi kekuatan kita," ujarnya.

Putin menilai pendekatan tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan kemitraan antara Rusia dan ASEAN.

KTT ASEAN-Rusia Rayakan 35 Tahun Kemitraan

KTT ASEAN-Rusia berlangsung pada 17 hingga 19 Juni 2026 di Kazan dan digelar bertepatan dengan peringatan 35 tahun hubungan kemitraan antara ASEAN dan Rusia.

Pertemuan tingkat tinggi tersebut menjadi forum strategis untuk membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk ekonomi, perdagangan, dan stabilitas kawasan.

Di sela-sela agenda KTT, Forum Bisnis Rusia-ASEAN juga dijadwalkan berlangsung untuk mempererat hubungan ekonomi dan investasi antara kedua pihak.

KTT ini turut menjadi momentum bagi Rusia dan ASEAN untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan global serta meningkatkan kemitraan strategis di masa mendatang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Kemenkeu 2026