
Pantau - Rusia mencabut imbauan perjalanan bagi warganya ke negara-negara Teluk setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang bertujuan mengakhiri konflik militer dan menstabilkan situasi kawasan.
Keputusan tersebut diumumkan Kementerian Luar Negeri Rusia pada Jumat (19/6) melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan di laman kementerian.
Kesepakatan AS-Iran Jadi Dasar Pencabutan
Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan pencabutan imbauan dilakukan dengan mempertimbangkan MoU yang ditandatangani Amerika Serikat dan Iran pada Rabu (17/6).
Pemerintah Rusia menilai kesepakatan tersebut menjadi langkah penting untuk mengurangi ketegangan dan menciptakan stabilitas di kawasan Teluk.
Sebelumnya, Rusia mengimbau warganya untuk menahan diri melakukan perjalanan pribadi, termasuk wisata, ke sejumlah negara di kawasan Teluk akibat situasi keamanan yang tidak menentu.
Enam Negara GCC Kembali Dibuka untuk Wisatawan Rusia
Dengan pencabutan imbauan tersebut, Rusia tidak lagi melihat perlunya pembatasan perjalanan ke negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC).
Negara-negara yang termasuk dalam kebijakan itu adalah Bahrain, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, Oman, dan Arab Saudi.
Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyampaikan harapan agar seluruh ketentuan dalam MoU antara AS dan Iran dilaksanakan dengan itikad baik.
Pemerintah Rusia menilai implementasi kesepakatan tersebut dapat membantu menciptakan normalisasi situasi militer dan politik yang berkelanjutan di kawasan Teluk dalam jangka panjang.
- Penulis :
- Aditya Yohan





