HOME  ⁄  Geopolitik

IMO Tunda Evakuasi Pelaut di Selat Hormuz Usai Serangan Kapal di Teluk Oman

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

IMO Tunda Evakuasi Pelaut di Selat Hormuz Usai Serangan Kapal di Teluk Oman
Foto: (Sumber :Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang berlabuh di Teluk Oman, lepas pantai Muscat, Oman, pada 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang sangat penting. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency / pri.)

Pantau - Organisasi Maritim Internasional (IMO) menunda rencana evakuasi lebih dari 11.000 pelaut yang terdampak di kawasan Selat Hormuz setelah terjadi serangan terhadap sebuah kapal kargo di Teluk Oman pada Kamis (25/6).

Keputusan tersebut diumumkan Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez setelah menerima laporan mengenai insiden yang terjadi di lepas pantai Oman.

"Saya telah diberitahu tentang serangan hari ini di Teluk Oman. Keselamatan pelaut tetap menjadi prioritas utama," tulis Dominguez melalui akun X, ungkapnya.

Ia menambahkan, "Untuk memastikan pendekatan terkoordinasi dan keselamatan navigasi, rencana evakuasi IMO akan ditunda hingga ada kejelasan lebih lanjut."

Serangan Kapal Picu Penundaan Evakuasi

Sebelumnya, IMO bersama pemerintah Oman telah mengumumkan rencana evakuasi terhadap lebih dari 11.000 pelaut yang terdampar di kawasan tersebut di tengah meningkatnya ketegangan dan kekhawatiran terhadap keamanan maritim.

Namun, beberapa jam kemudian, pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal kargo terkena proyektil tak dikenal di lepas pantai Oman sehingga mengakibatkan kerusakan pada anjungan kapal.

Laporan tersebut menyebut tidak ada korban jiwa maupun kerusakan lingkungan akibat insiden itu.

AS Selidiki Insiden di Teluk Oman

Menanggapi laporan serangan tersebut, seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan pemerintah sedang menyelidiki insiden yang terjadi.

"Presiden Trump telah menegaskan bahwa Iran tidak dapat mengganggu kelancaran lalu lintas di Selat," kata pejabat itu, ujarnya.

Penundaan evakuasi dilakukan hingga situasi keamanan di kawasan Selat Hormuz dan Teluk Oman dinilai lebih jelas serta aman bagi pelayaran internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf